Kelompok Militan Abu S Mengaku Bertanggung Jawab Atas Insiden Ledakan Bom Di Kawasan Pasar Malam Roxas Di Kota Davao City Filipina

Rakyatmerdeka.co – Grup militan Abu S mengakui bertanggungjawab atas insiden ledakan bom di lokasi Pasar Malam Roxas di Kota Davao City, Filipina. Juru Bicara Abu Sayyaf, Abu Rami mengonfirmasi hal itu…

Grup kami mempunyai serangan mematikan, ” tuturnya seperti dilaporkan siaran berita setempat, Radio DZMM, diambil dari laman Inquirer. net, Sabtu…

Menteri Dalam Negeri Filipina Mike S menyampaikan tim intelnya sudah mengira apabila mereka (militan Abu Sayyaf) bakal lakukan teror ini…

Ya, kami sudah mengira ini. Dua atau tiga hari kemarin pa may intelijen na tayo menyampaikan berkaitan hal semacam ini, ” papar Sueno…

Lewat sumber lain, diambil dari Rappler.com, serangan militan Abu S ini dikatakan sebagai ‘panggilan pemersatu’ serta peringatan pada pemerintah Filipina, dibawah mandat Duterte

Seperti di ketahui bom ini meledak di ‘rumah’ Presiden Rodrigo Duterte itu menewaskan 14 korban tewas serta 71 korban luka. Dia memerintahkan polisi serta militer mengecek setiap mobil yang melintas di pos pengecekan…

Kita mesti melawan induk terorisme, ” kata Duterte. ” Masalah ini bakal diakukan polisi sebagai aksi terorisme… ”

Walau demikian, penyebabnya ledakan itu sampai saat ini belum di ketahui…

Kepala Polisi Manuel G menyampaikan beberapa saksi memberi informasi berbeda. Beberapa menyampaikan satu tabung gas meledak, sedang yang lain menyampaikan bom…

Related posts