Polri : Jangan Mudah Percaya Dengan Orang Akui Dapat Lipat Ganda Uang

Polri : Jangan Mudah Percaya Dengan Orang Akui Dapat Lipat Ganda Uang

Rakyatmerdeka.co – News, Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Agus Riyanto mengimbau pada orang-orang supaya tak tertipu modus penggandaan duit berkedok agama seperti masalah di Padepokan Kanjeng Dimas Patuh Pribadi. Menurut Agus, sekarang ini banyak pihak yang lakukan bebrapa usaha untuk mencari keuntungan sendiri, dengan beragam modus serta motif.

” Ada orang mengakui dapat melipatgandakan duit dengan kedok agama, kita berharap tidak untuk diakui terlebih kita tidak paham siapa dia. Jadi bila ada orang yang dapat melipatgandakan duit serta kurun waktu yang singkat itu bohong, ” tutur Agus di Mabes Polri Jakarta Selatan, Kamis (29/9).

Jenderal bintang satu ini menyatakan apabila orang-orang memperoleh orang yang mengakui dapat melipat-gandakan duit, supaya selekasnya melapor ke polisi. ” Apabila temukan, baik alami (jadi korban) atau tahu orang lain yang menginginkan lakukan penipuan, selekasnya melapor pada kepolisian untuk kita susuri, kita dalami, serta bakal kita proses. Lantaran ini mengakibatkan kerusakan perekonomian bangsa, ” tandasnya.

Terlebih dulu, Taat Pribadi, pengasuh Padepokan Kanjeng Dimas di Dusun Sumber Cengkelek RT 22, RW 8, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, masihlah di check intensif oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa timur.

Patuh Pribadi disuruhi info berkaitan masalah sangkaan penipuan serta penggelapan duit atau penggandaan duit yang dikerjakannya. Polisi mengira korban penipuan Taat dapat menggapai beberapa ratus orang.

Menurut Kasubdit I Kamneg Ditreskrimsus Polda Jawa timur AKBP Cecep Ibrahim, beberapa orang ada banyak bertahan di sekitaran padepokan lantaran jadi korban penipuan atau penggandaan duit yang dikerjakan Patuh Pribadi.

” Dimana, dalam penyetoran duit itu nanti bakal ada yang mengkoordinir sebagai bentuk mahar. Serta, nanti bakal dilipatkan sesuai sama keinginan si penyetor duit (korban penipuan), ” jelas AKBP Cecep Ibrahim.

” Jenisnya penipuan maupun penggandaan duit ini seperti MLM, mengajak satu orang, lalu satunya mengajak orang lagi sampai banyak serta nanti bakal dijanjikan memperoleh duit dua kali sampai tiga kali lipat, ” ujarnya.

Related posts