Banjir Bandang Melanda Nusa Tenggara Barat – Lombok

Banjir Bandang Melanda Nusa Tenggara Barat - Lombok

Mataram NTB, RakyatMerdeka.co -Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat yang dilanda Banjir Bandang di Desa Perigi, Labuhan Lombok akibat meluapnya air kali ketika diguyur hujan yang sangat lebat siang kemarin pukul 13.30.

Banjir tersebut juga diakibatkan karena banjir susulan yang datang yang pada awalnya sempat surut. Sehingga membuat air setinggi 1 meter merendam pemukiman warga.

” Puluhan rumah di Desa Perigi tergenang air, dan sekitar 200 rumah terkena dampaknya di Labuhan Lombok Kecamatan Pringgabaya,” kata Kepala Bidang Kesiagaan dan Tanggap Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa dari bencana banjir bandang tersebut. Namun sawah sawah, perkebunan, dan fasilitas lainnya hingga kendaraan yang ada ikut terendam banjir.

M Takdir Ilahi, Kepala BPBD mengatakan banjir bandang yang melanda Desa Seruni ini diduga adalah banjir kiriman dari Desa Perigi, Kecamatan Suela yang memiliki 3 kali, yaitu Kali Tibu Paku, Kali Batu dan Kali Batu Sae.

” Air yang meluap dari kali tersebut tidak sanggup menampung air hujan yang deras dari atas Bukit Durian di Desa Perigi yang kemudian banjir tersebut datang ke Desa Seruni “.

Banjir bandang yang terjadi di Desa Perigi mengalami kerusakan cukup parah pada sejumlah rumah yang tergenang banjir sampai 3 meter. Namun Air yang datang cepat surut sehingga kerusakan masih bisa ditanggulangi oleh sejumlah Tim BPBD. Lihat Videonya:

Ia mengatakan air yang tergenang sudah mulai surut baik di Desa Perigi, dan Desa Seruni – Labuhan Lombok yang berada di dekat pinggir pantai.

Walaupun begitu, BPBD menghimbau agar seluruh warga yang berada di NTB selalu waspada karena cuaca yang masih kurang bersahabat dan mungkin masih akan terjadi hujan di malam hari.

Kondisi air sudah stabil namun kami tetap siaga di setiap titik lokasi bersama dengan TNI dan polisi sampai semua daerah benar benar aman dari bencana.

Belum di prediksikan berapa kerugian yang dicapai banjir yang melanda Desa Seruni dan Desa Perigi, namun kerugian di taksir sampai ratusan juta rupiah, ucap Takdir.

Related posts