Ahok ” Saksi Luar Biasa Ngaco Nya “

ahok-saksi-luar-biasa-ngaco-nya

Rakyatmerdeka.co – News Terdakwa kasus dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyampaikan keberatannya atas pernyataan saksi pelapor, Iman Sudirman.

Menurut Ahok, ia tak mengajak warga untuk memilihnya kembali sebagai gubernur waktu menyampaikan pidato di Kepulauan Seribu.

” Saya keberatan, seolah-olah saya minta di pilih. Berulang-ulang lagi, saya ikhlas tak di pilih serta programnya di ambil, jadi saudara menuduh sembarangan, ” kata Ahok, dalam persidangan masalah dugaan penodaan agama, di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).

Ahok juga terasa keberatan dengan pernyataan Iman yang mengakui teliti membaca berita acara pemeriksaan.

Meskipun sebenarnya, menurut Ahok, banyak kejanggalan yang disoroti majelis hakim pada BAP itu, seperti waktu serta tempat penandatanganan BAP.

” Saudara saksi ngaconya luar biasa, dan terima ngaconya lagi, ” kata Ahok.

Iman Sudirman membuat Laporan Polisi (LP) di Polda Sulawesi Tengah dengan nomor : LP/516/X/2016/SPKT/Polda Sulawesi Tengah pada 9 Oktober 2016 mengenai dugaan tindak pidana penodaan agama seperti dimaksud dalam pasal 156 a KUHP.

Baca Juga : ” Berkat Ahok Kini Ada Musim Saling Lapor Yang Jadi Trend ! “

Sebelumnya, majelis hakim menilainya ada yang janggal dalam BAP Iman. Satu diantara kejanggalannya yaitu tercantumnya pasal yang dituduhkan pada Ahok.

Walau sebenarnya, dalam kesaksiannya, Iman mengakui tak memahami tentang pasal serta tak menyebutkan pasal saat membuat BAP.

Lalu, berkaitan kop surat BAP. Iman terlebih dulu mengakui melaporkan Ahok ke Mapolda Sulawesi Tengah.

Cuma saja, kop surat BAP yang di terima adalah kop Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri, bukanlah Mapolda Sulawesi Tengah.

Setelah itu, berkaitan saat pemeriksaan Iman oleh penyidik Sulawesi Tengah, yaitu waktu Indonesia bagian tengah (WITA).

Disamping itu, dalam BAP, dituliskan WIB (waktu Indonesia bagian barat) bukanlah WITA. Penandatanganan BAP juga dilaksanakan di Jakarta, bukan di Palu.

Related posts