Tolak ‘Jakarta Bersyariah’, Sandiaga Mau Ibu Kota Plural

Tolak 'Jakarta Bersyariah', Sandiaga Mau Ibu Kota Plural

Rakyatmerdeka.coNews, Jakarta – Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kembali menegaskan tidak pernah ada kontrak politik membuat Ibu Kota bersyariah dengan kelompok Islam.

Dia mengaku mau Ibu Kota plural, menjadi rumah yang ramah bagi semua orang dari berbagai golongan.

“Mayoritas warga mau Jakrta yang pluralis, yang dapat memberikan hormat kepada setiap warga,”ucap Sandiaga.

Sandiaga mengatakan Indonesia berpegang pada UUD-1945 yang memeluk persatuan dalam keberagaman. Untuk itu, dia berjanji tidak akan membuat kebijakan yang menyulitkan golongan-golongan tertentu.

Dia mengatakan Islam yang diyakininya tidak membeda-bedakan satu sama lain. Dia mengatakan Islam sejatinya menjadi rahmatan lil’alamin atau membawa rahmat bagi semesta alam.

“Kita harus bungkus dalam bingkat persatuan, komitmen kami Anies-Sandiaga, berdiri di atas segala perbedaan,”ucap Sandiaga.

Related posts