Rizieq ” Antara Rekonsiliasi Atau Revolusi “

rizieq-antara-rekonsiliasi-atau-revolusi

Rakyatmerdeka.co – News Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab memberi pilihan pada pemerintahan Jokowi untuk melaksanakan rekonsiliasi terhadap ulama. Bila tidak dilaksanakan, jadi pilihannya adalah revolusi.

Hal tersebut di sampaikan Rizieq dalam rekaman suaranya yang diperdengarkan pada peserta diskusi soal alat bukti elektronik dalam masalah sangkaan pornografi yang menjeratnya. Diskusi dilakukan di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Pusat.

Dia menyebutkan jadi pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI), dia memprioritaskan dialog serta rekonsiliasi. Tetapi, tuturnya, bila aktivis Islam serta ulama selalu dikriminalisasi, jadi pilihannya yaitu revolusi.

“Tidak ada kata lain, terkecuali lawan. Pilihannya ada dihadapan pemerintah rekonsiliasi atau revolusi, ” kata Rizieq dalam rekaman itu, Jumat (16/6).

Dia memaparkan ulama di GNPF MUI tidak pernah bosan untuk memohon rekonsiliasi. Tetapi, kata Rizieq, pihaknya senantiasa ditolak oleh pemerintah untuk membicarakan masalah bangsa.

Disamping itu, penasihat hukum Firza Husein, Azis Yanuar menyebutkan clientnya cuma di konfirmasi lewat cuplikan photo waktu diperiksa kepolisian, tanpa ada memerlihatkan bukti forensik digital waktu di check kepolisian.

Azis menyebutkan penyidik tidak sempat menyebutkan dari mana tanda bukti berkaitan dengan masalah sangkaan pornografi yang menjerat clientnya itu. Di ketahui, Firza diputuskan jadi tersangka dalam masalah dugaan cakap mesum dengan pentolan FPI Firza Husein.

“Penyidik tidak sempat sebut barang bukti dari mana, cuma konfirmasi lewat chat yang mengedar, ” kata Azis dalam diskusi itu.

Dia menjelaskan kepolisian telah mengecek clientnya sudah 10 kali mulai sejak Februari lantas. Azis juga menyanggah kalau ada beberapa photo didalam telepon selular kliennya.

Related posts