Ketika Istana Tidak Sudi Ditanya Soal Kasus Habib

ketika-istana-tidak-sudi-ditanya-soal-kasus-habib

Rakyatmerdeka.co – News Pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab sampai saat ini masih tetap berada di Arab Saudi. Rizieq ogah pulang ke tanah air dikarenakan menuding masalah chatt porno yang disangka melibatkannya merupakan bentuk kriminalisasi.

Rizieq juga menyarankan dibuat forum rekonsiliasi antara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dengan pemerintah. Dia memohon pakar hukum Yusril Ihza Mahendra untuk mewakili pihak GNPF dengan pemerintah.

Tetapi hasratnya itu bertepuk sebelah tangan. Sebab, pihak Istana ogah menyikapi masukan Rizieq tersebut . Tidak hanya itu, pihak Istana melalui Sekretaris Kabinet Pramono Anung bahkan ogah di tanya lagi tentang masalah Rizieq.

” Jangan nanya soal Rizieq lagi, ” tegas Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/6) tempo hari.

Beberapa waktu sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum serta Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto juga menyikapi permintaan rekonsiliasi dari Rizieq itu. Wiranto menyatakan usaha rekonsiliasi bukanlah langkah pas untuk memediasi GNPF MUI dengan pemerintah.

Sebabnya, arti rekonsiliasi itu dipakai buat pemerintah dengan badan yang setara. Sementara dalam masalah ini, Rizieq yaitu warga negara bukanlah badan negara.

” Rekonsiliasi itu istilah yang sangat berat ya. Itu antara satu badan pemerintah dengan satu badan yang kira-kira setara dengan pemerintah itu namanya rekonsiliasi. Namun warga negara dengan warga negaranya itu tidak ada arti rekonsiliasi kurang pas, ” tuturnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/6) kemarin.

Mantan Panglima TNI ini mengingatkan sistem hukum yang membelit Rizieq Syihab akan terus berjalan. Pemerintah bakalan tidak mengintervensi penegakan hukum di Tanah Air.

” Kita serahkan sistem hukum yang tengah berjalan, ” kata Wiranto.

Disamping itu, Yusril yang disuruh Rizieq jadi perwakilan pihak GNPF menilainya pernyataan Wiranto tidaklah sikap resmi dari pemerintah.

” Pak Wiranto miliki pendapat tadi, namun saya belum juga percaya itu adalah sikap resmi pemerintah, ” kata Yusril di Hotel Sahid Jakarta, Rabu (21/6) kemarin.

Yusril mengakui siap jadi menjembatani rekonsiliasi dengan pemerintah. Bahkan juga, dianya mengakui telah berjumpa dengan beberapa pihak dari pemerintah mengulas rekonsiliasi.

” Banyak bertemu, (untuk ulas rekonsiliasi in?) iya rekonsiliasi. Ada nanti, jangan sampai ditanya lebih detil, ” tuturnya.

Related posts