Eropa Di Teror, Kosel menjadi tujuan Wisatawan Asia

Eropa Di Teror, Kosel menjadi tujuan Wisatawan Asia

Rakyatmerdeka. co – Jakarta – Akhir – akhir ini, tingkat wisatawan ke Korea semakin bertambah. Di semester pertama tahun 2016 ini wisatawan dari Asia Tenggara ke Korea mengalami penambahan yang cukup baik.

Berdasarkan info yang diperoleh dari Korea Tourism Organization (KTO), data statistik pariwisata Korea mengungkap kalau ada wisatawan dari enam negara yang menguasai.

Wisatawan yang menguasai enam negara ini datang dari Vietnam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, serta Thailand.

Di semester pertama ini, jumlah wisatawan Asia Tenggara ini mengalami penambahan sekitar 30 % dibanding dengan semester pertama tahun 2015.

Dari data statistik itu di ketahui jika wisatawan Filipina masih memegang data paling tinggi pengunjung ke Korea Selatan.

Di semester pertama tahun ini, wisatawan Filipina meraih 252. 572 pengunjung. Jumlah ini bertambah 26, 3 % dari tahun 2015 yakni sebesar 199. 915 pengunjung.

Persentase penambahan wisatawan Asia Tenggara ke Korea Selatan juga dihadapi oleh Vietnam. Di banding tahun lalu, pengunjung tahun ini meraih 112. 539 orang.

Wisatawan Indonesia ke Korea juga menjadi tambah cukup signifikan. Persentasenya meraih 37, 5 %, dari 95. 988 jadi 132. 024 pengunjung.

Penambahan jumlah kunjungan ini dikarenakan oleh banyak hal, termasuk juga tidak ada lagi wabah MERS yang menempa di tahun ini. Disamping itu, banyak ancaman bom serta terorisme di negara Eropa membuat ketertarikan wisata ke Korea Selatan ini semakin bertambah. Mereka berasumsi bahwa kawasan Asia lebih aman.

Alasan yang lain yaitu karena adanya drama-drama Korea yang terkenal dan populer di beberapa belahan dunia.

“Drama Descendants of the Sun telah mulai disiarkan di satu diantara stasiun tv nasional di Indonesia. Serta mulai bulan Agustus hingga bulan September kelak video promosi pariwisata Korea yang di bintangi oleh Song Joong Ki bakal sering terlihat di sebagian stasiun tv di Indonesia. Hal itu diharapkan bisa semakin menarik ketertarikan wisatawan Indonesia untuk bertandang ke Korea, ” kata Oh Hyonjae, Direktur KTO dalam pernyataannya.

Related posts