RAKYAT MERDEKA — Persaingan bisnis di China semakin sulit bagi sejumlah perusahaan asal Amerika Serikat (AS). Merek yang sebelumnya menikmati pasar besar di negara tersebut kini harus menghadapi perubahan selera konsumen, munculnya pesaing lokal, hingga dampak ketegangan hubungan AS dan China. China selama bertahun-tahun menjadi pasar penting bagi perusahaan global karena memiliki populasi lebih dari 1,4 miliar orang. Akan tetapi, besarnya jumlah konsumen tidak lagi otomatis menjamin keberhasilan merek asing. Kepala Praktik Ritel Global Bain & Company Aaron Cheris mengatakan sejumlah perusahaan AS belum cukup cepat menyesuaikan diri dengan perubahan pasar…
Baca Lagi