Viral Tulisan Mug Sebut Wanita “Barang Murah”, Toko Teh Kekinian China Dihujat Netizen

Viral Tulisan Mug Sebut Wanita “Barang Murah”, Toko Teh Kekinian China Dihujat Netizen

Rakyat Merdeka — Jaringan bisnis minuman populer China, meminta maaf karena menggunakan slogan seksis pada barang dagangannya. Toko Sexy Tea menyebut wanita sebagai “barang murah” di salah satu mugnya. Bahkan disebutkan bahwa pelanggan dapat menjemput wanita, sambil menunggu minuman mereka. Melansir dari laman BBC pada Senin (22/2/2021), slogan tersebut memicu kemarahan yang meluas secara online di China. Toko teh kekinian tersebut di masa lalu juga menjual kantong teh dengan slogan “Tuan, aku menginginkanmu”, bersama dengan gambar berudu dalam iklannya. Perusahaan kemudian menyatakan tidak berniat “tidak menghormati wanita”. Mereka berjanji akan…

Baca Lagi

Seorang Pengemis di India Ditemukan Tewas, Jantungnya Berubah Jadi Batu

Seorang Pengemis di India Ditemukan Tewas, Jantungnya Berubah Jadi Batu

Rakyat Merdeka — Seorang tunawisma di India ditemukan tewas di sebuah taman, setelah dilakukan otopsi diketahui jika jantungnya berubah menjadi batu. Menyadur dari laman The Sun, pada Senin (22/2/2021) kasus misterius itu berawal dari pria yang diyakini berusia sekitar 50 tahun itu ditemukan tewas di sebuah taman di Goa, India. Tidak ada penyebab kematian yang jelas, sehingga Dr Bharat Sreekumar diminta untuk melakukan otopsi. Ia terkejut melihat jantung pria itu telah mengeras menjadi batu. “Saya belum pernah menemui kasus medis seperti ini. Setelah mengeluarkan jantung selama otopsi, jantungnya terasa cukup berat dan saat menimbangnya, beratnya…

Baca Lagi

Anaknya Tewas Kedinginan, Keluarga Tuntut Perusahaan Listrik Rp 1,4 T

Anaknya Tewas Kedinginan, Keluarga Tuntut Perusahaan Listrik Rp 1,4 T

Rakyat Merdeka — Satu keluarga di Texas menuntut sebuah perusahaan penyedia listrik Rp 1,4 triliun setelah salah satu putranya tewas  kedinginan karena listrik padam saat musim dingin. Menyadur dari laman New York Post, pada Senin (22/2/2021) Cristian Pavon Pineda (11) ditemukan tak bernyawa di tempat tidur di samping saudara laki-lakinya yang masih balita pada Senin. Saat itu, suhu di dalam rumah mobilnya turun menjadi satu digit karena musim dingin dan keluarganya berjuang untuk tetap hangat. Menurut keluarga, operator jaringan listrik ERCOT dan penyedia listrik Entergy gagal memperingatkan orang-orang tentang kondisi…

Baca Lagi

Selebgram Ini Diduga Terlibat Peretas Korea Utara yang Curi Uang Rp 18 T

Selebgram Ini Diduga Terlibat Peretas Korea Utara yang Curi Uang Rp 18 T

Rakyat Merdeka — Seorang selebgram asal Nigeria disebut Amerika Serikat membantu peretas dari Korea Utara untuk mencuri uang dari Bank Malta. Menyadur The Straits Times, Minggu (21/2/2021) Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyebut Ramon Olorunwa Abbas memainkan peran pendukung dalam penipuan dunia maya yang dilakukan oleh tiga pria dari Korea Utara yang dituduh memeras lebih dari 1,3 miliar dolar (Rp 18,3 triliun) uang tunai dan mata uang kripto. Abbas saat ini memiliki 2,5 juta pengikut di Instagram, di mana ia secara teratur memposting foto-foto berpose dengan mobil mewah atau menaiki jet pribadi. Pria yang secara luas dikenal sebagai “Hushpuppi” tersebut…

Baca Lagi

Bukannya Kena Tilang, Pelanggar Aturan Covid-19 Malah Ciuman dengan Polisi

Bukannya Kena Tilang, Pelanggar Aturan Covid-19 Malah Ciuman dengan Polisi

Rakyat Merdeka — Seorang pelanggar aturan Covid-19 di Peru ciuman dengan polisi hingga petugas tersebut diskors dari tempatnya bekerja. Seharusnya, polisi yang tak diungkap identitasnya itu menilangnya karena melanggar jam malam. Menyadur Daily Mail Sabtu (20/02), sebuah rekaman diungkap media lokal yang menunjukkan polisi ciuman mesra di pinggir jalan dengan seorang wanita. Polisi itu tampak sudah siap menilang wanita ini tapi si pelanggar sangat pandai merayu dan menawarkan ciuman sebagai gantinya. Polisi itu terlihat ragu beberapa saat namun akhirnya ia jatuh dalam perangkap wanita itu. Wanita itu ciuman dengan polisi di pinggir jalan…

Baca Lagi

Spanyol Rusuh, 100 Orang Terluka saat Demo Penangkapan Rapper Pablo Hasel

Spanyol Rusuh, 100 Orang Terluka saat Demo Penangkapan Rapper Pablo Hasel

Rakyat Merdeka — Rapper Spanyol, Pablo Hasel ditangkap paksa oleh pemerintah karena menghina monarki dan memuji kekerasan teroris. Hal ini memicu perdebatan sengit dan membuat ribuan warga turun ke jalan untuk melakukan unjuk rasa. Menyadur dari laman Billboard, pada Sabtu (20/02), tindakan pemerintah dianggap membungkam kebebasan berbicara di Spanyol. Pada hari Kamis, mitra koalisi yang berkuasa di Spanyol, partai sayap kiri United We Can (Unidas Podemos) mengajukan petisi pengampunan total untuk Hasel dan rapper lainnya, Valtonyc. Wakil Perdana Menteri Carmen Calvo, anggota Partai Sosialis kiri-tengah mengkritik juru bicara United We Can yang…

Baca Lagi

Ketahuan Masturbasi di Tempat Parkir Supermarket, Pria Ini Beberkan Alasannya

Ketahuan Masturbasi di Tempat Parkir Supermarket, Pria Ini Beberkan Alasannya

Rakyat Merdeka — Seorang pria ditangkap polisi karena bermasturbasi di tempat parkir supermarket Walmart di Amerika Serikat ( AS). Dilansir dari New York Post, insiden tersebut terjadi pada Rabu (17/2/2021) di salah satu gerai Walmart di Vero Beach, Florida, AS. Ketika ditangkap polisi, pria bernama Kyle Weiss (26) itu mengaku bahwa dia melakukan hal itu karena kesepian dan merindukan pacarnya. Awalnya, beberapa pelanggan melihat Weiss melakukan masturbasi di dalam mobilnya di tempat parkir. Beberapa sumber mengatakan, Weiss menurunkan kaca jendela mobilnya sehingga aksinya sangat terlihat di kala siang bolong. Para…

Baca Lagi

Peneliti Stanford yang diawasi FBI Kini Didakwa sebagai Mata-mata China

Peneliti Stanford yang diawasi FBI Kini Didakwa sebagai Mata-mata China

Rakyat Merdeka — Amerika menuduh peneliti di Stanford sebagai mata-mata China. Dewan juri federal mendakwapria bernama Chen Song ini karena menutupi keanggotaan sebagai anggota militer. Ia didakwa dengan penipuan visa, menghalangi keadilan, penghancuran dokumen, dan membuat pernyataan palsu sebagai bagian dari skema untuk menyembunyikan keanggotaannya dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Menyadur Reuters Sabtu (20/02), Chen Song masuk ke Amerika pada Desember 2018 melalui Stanford sebagai ahli saraf yang meneliti penyakit otak. Ia menggunakan visa non-imigran yang mengizinkannya untuk berpartisipasi dalam program pertukaran pengunjung berbasis kerja dan studi sebagai peneliti Stanford. Dalam aplikasi visanya, Song…

Baca Lagi

Satu Keluarga Tewas Kelaparan di Gurun, Sempat Tulis Kata-kata Terakhir

Satu Keluarga Tewas Kelaparan di Gurun, Sempat Tulis Kata-kata Terakhir

Rakyat Merdeka — Sebanyak delapan orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas di gurun Libya, diwartakan Oman Observer pada Minggu (14/2/2021). Mereka diyakini kelaparan usai tersesat, dan ditemukan surat berisi kata-kata terakhir. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan jasad kedelapan orang itu bergelimpangan bersama barang-barang berceceran di sekitar mobil, yang sebangian terkubur pasir. Menurut laporan sejumlah media, 21 orang termasuk anak-anak mengungsi dengan mobil SUV Toyota Sequoia. Mobil itu ditemukan sudah terbengkalai tak berpenumpang, sekitar 400 km barat daya kota Kufra, Libya. Polisi yang sedang berpatroli di kawasan tersebut…

Baca Lagi

Ingin Pecahkan Rekor, Pasangan Ini Ikat Tangan dengan Rantai Selama 3 Bulan

Ingin Pecahkan Rekor, Pasangan Ini Ikat Tangan dengan Rantai Selama 3 Bulan

Rakyat Merdeka  — Pasangan muda asal Ukraina, Alexander dan Viktoria merantai tangan mereka bersama agar bisa memecahkan rekor. Rencananya, mereka akan jadi pasangan tak terpisahkan selama 3 bulan. Menyadur The Sun Jumat (19/02) sejoli ini memilih hari Valentine untuk memulai misi ambisius itu, di dekat patung Unity di Kiev. Vitaly Zorin dari pencatatan nasional Ukraina sudah memastikan bahwa pasangan itu waras sebelum mulai merantai tangannya satu sama lain. “Telapak tangan pasangan yang sedang jatuh cinta hanya berjarak beberapa sentimeter,” kata Zorin. Ia juga menjelaskan jika pasangan itu berpisah sebelum tiga…

Baca Lagi