Penyebab Menstruasi Datang Lebih Awal, dari Stres hingga Menderita PCOS

Tak Selalu Hamil, Ini 10 Kondisi yang Jadi Penyebab Telat Haid

Rakyat Merdeka — Banyak perempuan yang lebih khawatir ketika periode menstruasi mereka datang lebih lambat atau sama sekali tidak mengalaminya. Padahal, menstruasi yang datang lebih awal juga bisa sama mengkhawatirkan. Ada beberapa penyebabnya, mulai dari stres hingga masalah kesehatan seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS). Melansir Insider, berikut 5 alasan manstruasi datang lebih cepat: 1. Stres Aileen Gariepy, MD, MPH, seorang obgyn di Yale Medicine dan profesor di Yale School of Medicine, menjelaskan bahwa stres dapat mengganggu waktu ovulasi, yang dapat menyebabkan menstruasi terjadi lebih awal atau terlambat. 2. Berat badan turun atau bertambah…

Baca Lagi

Tak Selalu Hamil, Ini 10 Kondisi yang Jadi Penyebab Telat Haid

Tak Selalu Hamil, Ini 10 Kondisi yang Jadi Penyebab Telat Haid

Rakyat Merdeka — Siklus haid yang datang terlambat seringkali dikaitkan dengan tanda awal kehamilan. Faktanya, ada beberapa kondisi lainnya yang menjadi penyebab telat haid selain hamil. Kira-kira apa saja, ya? Siklus menstruasi atau haid terjadi ketika lapisan di dinding rahim atau endometrium pada perempuan luruh karena tidak adanya pembuahan sel telur. Setiap perempuan memang memiliki siklus haid yang berbeda-beda, umumnya setiap 21 hingga 35 hari atau 28 hari untuk siklus yang normal. Telat haid bisa disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh atau kondisi medis tertentu yang serius. Berikut adalah 10 penyebab telat…

Baca Lagi

Menstruasi Lebih dari Seminggu, Normal Engga Sih?

Menstruasi Lebih dari Seminggu, Normal Engga Sih?

Rakyat Merdeka — Menstruasi menjadi siklus fisiologis yang normal terjadi pada setiap perempuan. Menstruasi terjadi akibat sel telur yang tidak mendapat pembuahan dari sel sperma. Kondisi menstruasi pada setiap perempuan bisa berbeda-beda. Namun secara medis, ada kriteria umum yang menunjukan kalau menstruasi terjadi dengan normal. “Kriteria haid normal terbagi jadi empat secara umum. Pertama siklus. Itu dihitung dari hari pertama haid hingga hari pertama haid bulan berikutnya,” kata spesialis obstetri dan ginekolosi dr. Darrell Fernando. Sp. OG., dalam siaran langsung Instagram ‘Suara Perempuan’ Stylo Indonesia, pada Selasa (22/12/2020). Darrell menjelaskan bahwa…

Baca Lagi

Korban Meninggal Akibat Covid-19 Jadi Tolok Ukur Baru Tragedi Kemanusiaan

Korban Meninggal Akibat Covid-19 Jadi Tolok Ukur Baru Tragedi Kemanusiaan

RAKYAT MERDEKA — Kebanyakan orang di Amerika mengatakan tragedi 11 September 2001 adalah salah satu hari yang paling kelam dalam kehidupan mereka, tapi pandemi Covid-19 membuatnya lebih dari itu. Peristiwa hancurnya dua gedung pencakar langit di New York menjadi sejarah yang paling mematikan di zaman modern dengan korban meninggal sebanyak hampir 2.977 orang. Sekarang, korban yang meninggal akibat pandemi Covid-19 telah mengalahkan angka tersebut, dengan lebih dari 3.000 orang meninggal pada Rabu kemarin (9/12/2020), menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University, seperti yang dilansir ABC Indonesia pada Jumat (11/12/2020).…

Baca Lagi

Menu Sarapan Perlancar Buang Air Besar

Menu Sarapan Perlancar Buang Air Besar

Rakyat Merdeka— Buang air besar tidak hanya berfungsi untuk mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh, tapi juga membantu perut lega dan bebas begah. Direktur Gastrointestinal Motility Center di Mount Sinai Hospital, Gina Sam, berkata bahwa pagi hari memang waktu terbaik untuk buang air besar. “Kontraksi usus besar tubuh Anda bekerja pada tingkat tertinggi di pagi hari. Saat itulah tubuh Anda dirancang untuk buang air besar,” kata Sam dikutip dari Health. Bila mengacu pemaparan Sam, buang air besar memang sebaiknya dilakukan secara rutin di pagi hari. Hanya saja, masih ada orang-orang yang mengalami kesulitan untuk itu.…

Baca Lagi

Makan Malam Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?

Makan Malam Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?

Rakyat Merdeka — Sejumlah orang melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan dengan cara tidak makan malam. Bahkan, ada beberapa orang yang tidak makan sama sekali setelah pukul empat sore demi menjaga berat badan agar tetap ideal. Lantas, benarkah pendapat yang menyebut makan malam bikin gemuk? Makan malam bikin gemuk, mitos atau fakta? Melansir WebMD, otoritas kesehatan AS menyebut kenaikan berat badan tidak ditentukan oleh jam makan semata. Berat badan sangat dipengaruhi kualitas dan kuantitas asupan yang dikonsumsi, serta aktivitas fisik yang dikerjakan sepanjang hari. Memang benar, peneliti asal Northwestern…

Baca Lagi

Sulit Tidur Nyenyak, Waspadai 5 Jenis Gangguan Tidur Ini

Sulit Tidur Nyenyak, Waspadai 5 Jenis Gangguan Tidur Ini

Rakyat Merdeka — Tidur malam yang nyenyak sangat penting untuk kesehatan tubuh kita. Sayangnya, tak semua orang bisa mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Salah satu penyebabnya adalah gangguan tidur. Gangguan tidur merupakan sekelompok kondisi yang memengaruhi kemampuan tidur nyenyak. Biasanya, kondisi ini terjadi karena masalah kesehatan atau stres tinggi. Selain sulit tidur, orang yang mengalami gangguan tidur juga sering merasa lelah sepanjang hari. Mereka juga rentan mengalami gangguan suasana hati dan sulit berkonsentrasi. Dalam beberapa kasus, gangguan tidur juga bisa menjadi gejala dari adanya gangguan kesehatan fisik atau mental. Jenis-jenis…

Baca Lagi

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Stabilnya penyebaran virus Covid-19 di "Negeri Singa”

Rakyat Merdeka — Singapura semakin dekat untuk meninggalkan fase 2 menuju tatanan hidup baru ( new normal) yang telah berjalan sejak 19 Juni lalu. Stabilnya penyebaran virus Covid-19 di “Negeri Singa” mendorong pemerintah mengumunkan rencana memasuki fase 3 atau new normal pada akhir tahun ini, demikian Kementerian Kesehatan mengumumkan Selasa malam (20/10/2020). Apa yang Diizinkan di New Normal? New normal akan mengizinkan lebih banyak orang yang dapat berkumpul, yaitu sebanyak 8 orang dari total 5 orang saat ini. Angka yang sama juga akan diterapkan untuk kunjungan ke rumah sehingga lebih…

Baca Lagi

Benarkah Lebih Banyak Pria Meninggal karena Corona?

Sudah lebih dari 10.000 orang meninggal karena Virus Corona atau Covid-19. Tampaknya laki-laki lebih rentan terkena Virus Corona ini daripada perempuan. Sebuah penelitian di Tiongkok menyebutkan bahwa 99 kasus pasien yang memerlukan rawat inap adalah laki-laki. Sementara data di Italia menyebutkan bahwa 70 persen pasien Virus Corona di negara tersebut melibatkan laki-laki. Jumlah kasus Italia yang kini sudah melampaui 41.000 orang, dengan lebih dari 3.500 kematiannya. Italia yang memiliki populasi tertua kedua di dunia di belakang Jepang ini telah melaporkan bahwa sudah lebih dari 70 persen kematian Virus Corona yang…

Baca Lagi

Batuk Kering Berbahaya Diantara Gejala Corona COVID-19

Batuk Kering Berbahaya Diantara Gejala Corona COVID-19

Dari semua keseluruhan gejala virus corona yang terjadi, seperti demam, sakit tenggorokan, sesak nafas (sulit bernafas), batuk kering yang dianggap sangat berbahaya. Karena ini dapat menyebarkan droplet (percikan) yang dapat ditularkan ke orang lain. Informasi ini disampaikan oleh pakar gugus tugas  penanganan Virus Corona, Prof. Wiku Adisasmito di Kantor BNPB Jakarta, pada Rabu (18/03/2020). Gejala berawal dari demam, itu reaksi tubuh untuk melawan virusnya sebelum timbul antibodi. Demam bisa tinggi hingga 38 derajat. Lalu batuk kering dan sesak napas. Kalau kita sudah memiliki gejala itu waspada,” katanya. Menurut Wiku sendiri, virus corona…

Baca Lagi