Sindiran Prabowo pada Tren Kabur Aja Dulu di Media Sosial

RAKYAT MERDEKA — Presiden Prabowo Subianto menanggapi keras maraknya tagar #KaburAjaDulu di media sosial yang mencerminkan keinginan sejumlah warganet untuk pindah ke luar negeri. Dalam sambutannya saat Penutupan Kongres PSI 2025, Minggu (20/7), Prabowo menyebut narasi tersebut sebagai bentuk pesimisme yang sengaja disebarkan. “Indonesia gelap, kabur aja deh? Yo kabur aja loh. Emang gampang hidup di luar negeri? Di situ dikejar-kejar,” ujar Prabowo dengan nada sindiran. Narasi Pesimisme Disebut Rekayasa Opini Publik Menurut Prabowo, munculnya opini bahwa Indonesia berada dalam kondisi buruk bukanlah hal yang muncul secara alami, melainkan rekayasa…

Baca Lagi

Fakta Lengkap Perdagangan Bayi dari Bandung ke Singapura

RAKYAT MERDEKA — Polda Jawa Barat (Jabar) berhasil membongkar jaringan perdagangan bayi lintas negara yang melibatkan  pengiriman anak-anak ke Singapura. Bayi-bayi itu lebih dulu ditampung di sebuah tempat di Bandung sebelum dikirim ke luar negeri. Kasus ini membuka fakta mengejutkan soal praktik jual beli bayi yang terorganisir dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari orang tua, calo, hingga pembuat dokumen palsu. Motif Ekonomi Jadi Alasan Orang Tua Jual Bayi Menurut keterangan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, salah satu orang tua mengaku menjual bayinya karena desakan ekonomi. “Keterangan dari…

Baca Lagi

Apa Itu Sekolah Rakyat? Ini Penjelasan Lengkapnya

RAKYAT MERDEKA — Pemerintah resmi memulai program Sekolah Rakyat pada hari ini, Senin (14/7/2025), bersamaan dengan tahun ajaran baru 2025–2026. Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan, yang dirancang untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin dan sangat miskin agar bisa mengakses pendidikan berkualitas secara gratis. Mengutip laman resmi sekolahrakyat.kemensos.go.id, program ini menyasar anak-anak yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan tujuan utama memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang layak dan setara. Sekolah Gratis Berbasis Asrama Sekolah Rakyat menggunakan sistem boarding school…

Baca Lagi

PNS Kemlu Ditemukan Tewas di Kosan, Wajah Terbungkus Lakban

RAKYAT MERDEKA — Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP (39) ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025) pagi. Korban ditemukan dengan wajah terbungkus lakban, memicu perhatian publik. Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi menjelaskan, peristiwa bermula saat istri korban tidak bisa menghubungi suaminya sejak subuh. Beberapa kali mencoba menelepon, ponsel korban tidak aktif. Karena khawatir, sang istri meminta bantuan penjaga kos untuk mengecek kondisi korban. Penjaga kemudian menuju kamar dan mendapati pintu terkunci dari dalam. Setelah pintu dibuka paksa,…

Baca Lagi

Manifes KMP Tunu Pratama Jaya Diduga Tak Akurat, Banyak Penumpang Tak Terdata

RAKYAT MERDEKA — Insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali pada Rabu malam (2/7) memunculkan dugaan kuat bahwa data manifes kapal tersebut tidak valid. Sejumlah penumpang yang menjadi korban tidak tercatat dalam daftar resmi yang seharusnya mencatat seluruh nama penumpang. Hal ini terungkap dari berbagai kesaksian keluarga korban yang mendapati nama kerabat mereka hilang dari daftar manifes, meskipun mereka meyakini orang terdekatnya turut berada di kapal naas tersebut. Keluarga Korban Mencari Anggota yang Tak Masuk Manifes Salah satu warga Banyuwangi, Erna, mengaku putranya, Daniar (21), termasuk penumpang KMP…

Baca Lagi

Mentan Ungkap Dugaan Oplosan Beras SPHP, Negara Rugi Rp2 Triliun per Tahun

RAKYAT MERDEKA — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menyelidiki dugaan praktik pengoplosan beras subsidi program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) menjadi beras premium yang dijual lebih mahal. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, sejumlah kios hanya menjual 20% dari total beras SPHP yang diterima, sementara 80% sisanya diduga dioplos menjadi beras premium dengan selisih harga hingga Rp2.000 per kilogram. “Kalau 1,4 juta ton dikali 80%, itu 1 juta ton. Jika dioplos dan naik Rp2.000, kerugian negara mencapai Rp2 triliun per tahun,” jelas Amran di Jakarta, Senin (30/6),…

Baca Lagi

Pencopotan Lurah Malaka Sari Gara-gara Pinjam Uang PPSU

RAKYAT MERDEKA — Lurah Malaka Sari, Eric Dasya Refanda, resmi dibebastugaskan dari jabatannya setelah ketahuan meminjam uang sebesar Rp17 juta dari seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, pencopotan ini dilakukan karena Eric dianggap tidak memberi contoh yang baik sebagai pemimpin di lingkungan pemerintahan. “Ada persoalan di lapangan, seperti yang kemarin di Jakarta Timur, ada salah seorang lurah yang kemudian meminta utang kepada PPSU sampai dengan angka Rp17 juta,” ujar Pramono di Balai Kota, Senin (30/6/2025). “Arahan saya jelas, yang seperti itu mesti dibebastugaskan.…

Baca Lagi

Pesta Gay Berkedok Family Gathering di Puncak Terbongkar, 30 Peserta Reaktif HIV dan Sifilis

RAKYAT MERDEKA — Aparat kepolisian menggerebek sebuah pesta sesama jenis berkedok family gathering di sebuah vila kawasan Mega mendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Dalam penggerebekan yang berlangsung Minggu (22/6), sebanyak 75 orang diamankan. Hasil pemeriksaan menunjukkan, 30 peserta dinyatakan reaktif HIV dan sifilis. “Hasil pemeriksaan menunjukkan dari 75 orang yang diperiksa, 30 di antaranya reaktif HIV dan sifilis. Sisanya non-reaktif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiyawaty, Selasa (24/6), melansir dari detikcom. Menurut Fusia, sebagian besar dari peserta pesta bukan warga Bogor. Mereka berasal dari berbagai daerah, sehingga proses tindak…

Baca Lagi

Korea Utara Kecam Serangan AS ke Iran: Langgar Piagam PBB

RAKYAT MERDEKA — Korea Utara secara tegas mengutuk keterlibatan militer Amerika Serikat dalam serangan terhadap Iran, menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sebagai bentuk tidak hormat terhadap kedaulatan negara lain. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (23 Juni 2025) melalui kantor berita pemerintah KCNA, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyatakan bahwa tindakan AS tersebut “secara terang-terangan melanggar prinsip-prinsip dasar Piagam PBB, khususnya mengenai penghormatan terhadap kedaulatan nasional.” Israel Dinilai Penyebab Utama Konflik Iran Pernyataan itu juga memuat kecaman keras terhadap Israel, yang menurut Pyongyang…

Baca Lagi

Rupiah Melemah ke Rp16.307 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global

RAKYAT MERDEKA — Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu pagi, 18 Juni 2025. Rupiah dibuka di level Rp16.307 per dolar AS, turun 17,5 poin atau 0,11 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya di posisi Rp16.289. Mata Uang Asia Kompak Melemah Tak hanya rupiah, sejumlah mata uang Asia lainnya juga menunjukkan pelemahan: Ringgit Malaysia melemah 0,13% Baht Thailand turun 0,15% Peso Filipina melemah 0,17% Namun, ada juga mata uang regional yang berhasil menguat: Yen Jepang naik 0,08% Dolar Singapura naik 0,05% Won Korea Selatan menguat 0,19% Mata…

Baca Lagi