Gegara Tolak Lamaran, Ayah Nekat Habisi Nyawa Anak Kandung

Gegara Tolak Lamaran, Ayah Nekat Habisi Nyawa Anak Kandung

Rakyat Merdeka — Seorang gadis di Pakistan dibunuh oleh ayahnya sendiri lantaran menolak lamaran. Keluarga menginginkan remaja itu menikah dengan putra dari pamannya. Menyadur Gulf News, pada Selasa (29/9/2020), gadis asal kota Faisalabad itu dihabisi dengan menggunakan kapak. Kepolisian setempat mengatakan anak perempuan itu enggan menuruti permintaan sang ayah, yang sangat berniat menjodohkannya dengan putra paman dari pihak ibu. Lamaran ini telah berulang kali dibicarakan oleh keluarga. Tetapi, sang gadis terus berusaha menolak. Hingga pada Minggu (27/9/2020) kemarin, remaja itu kembali melakukan penolakan setelah pihak paman lagi-lagi mengajukan lamaran. Meradang mengetahui anak gadisnya…

Baca Lagi

Pendeta Wanita Alih Profesi Jadi Penari Telanjang, Mengaku Bahagia Saat Ini

Pendeta Wanita Alih Profesi Jadi Penari Telanjang, Mengaku Bahagia Saat Ini

Rakyat Merdeka — Nikole Mithcell (36), seorang pendeta wanita yang memutuskan untuk alih profesi menjadi penari telanjang mengaku bahagia dengan kehidupannya saat ini. Menyadur laman International Business Times, pada Selasa (29/09/2020), Mithcell menjadi satu dari banyak wanita yang banting setir ke jasa pemuas hasrat lewat platform OnlyFans. OnlyFans adalah platform berbayar di mana pengguna bisa menjual konten foto atau video yang mengandung unsur Not Safe For Work (NSFW) alias konten dewasa yang tak aman dilihat masyarakat umum. Mithcell baru-baru ini turun ke media sosial untuk memberi selamat pada dirinya sendiri karena menemukan keberanian untuk menjalani…

Baca Lagi

Ketagihan Pornografi Sejak Umur 10 Tahun, Remaja Ini Berusaha Keras Menghilangkannya

Seorang remaja wanita asal London mengaku ketagihan menonton seks online sejak usianya 10 tahun, yang bermula karena rasa ingin tahu saat anak-anak.  C

Rakyat Merdeka — Seorang remaja wanita asal London mengaku ketagihan menonton seks online sejak usianya 10 tahun, yang bermula karena rasa ingin tahu saat anak-anak.  Courtney Daniella Boateng, yang saat ini usianya 23 tahun telah berhasil mengatasi kecanduannya sejak 4 tahun lalu. Courtney mengatakan mulanya dia menonton adegan seks pasangan dewasa itu tanpa sengaja di usia 10 tahun saat dia main komputer. “Menatap layar komputer, aku tersentak kaget melihat video seorang pria dan wanita yang melakukan seks oral. Berusia 10 tahun, aku tahu aku seharusnya tidak menonton ini, tetapi aku…

Baca Lagi

Sebelum Menggauli, Ayah Cekoki Anak Kandungnya dengan Film Porno

Sebelum Menggauli, Ayah Cekoki Anak Kandungnya dengan Film Porno

Rakyat Merdeka — Seorang ayah di Banyuwangi tega menggauli anak kandungnya sendiri. Di bawah ancaman parang, korban tak bisa berbuat apa-apa. Korban juga diancam tak akan dibiayai sekolahnya. Saat melakukan aksinya, pelaku berinisial DS ini mencekoki anaknya dengan film porno. “Tersangka juga terkadang mengajak korban untuk melihat film porno sebelum menyetubuhi korban,” ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, pada Minggu (27/09/2020). Pelaku melakukan aksinya setidaknya seminggu sekali atau saat ada hari libur nasional. Pelaku dan ibu kandung korban telah bercerai pada 2007. Selama ini korban tinggal bersama ibunya. Namun saat…

Baca Lagi

Iseng Cek HP Pacar, Wanita Ini Syok Kekasih Sembunyikan Hubungan di Medsos

Iseng Cek HP Pacar, Wanita Ini Syok Kekasih Sembunyikan Hubungan di Medsos

Rakyat Merdeka — Media sosial dihebohkan dengan kisah seorang wanita yang memergoki sang kekasih sengaja menyembunyikan status hubungan mereka dari teman-teman si kekasih di media sosial. Kejadian tersebut diketahui oleh wanita itu usai ia iseng memeriksa HP milik sang kekasih. Kisah itu dibagikan oleh si wanita dalam video singkat yang diunggah ke akun TikTok miliknya @mel*******is. Awalnya, si wanita itu merasa curiga lantaran unggahan status di akun Instagram sang kekasih tak ada yang menyaksikannya. Tadi kita ketemuan terus aku buat Instastory di HP doi. Tapi pas 2 jam aku lihat enggak ada yang nonton,” kata wanita itu,…

Baca Lagi

Petugas yang Peras dan Lecehkan Cewek saat Rapid Tes Masih Berkeliaran

Petugas yang Peras dan Lecehkan Cewek saat Rapid Tes Masih Berkeliaran

Rakyat Merdeka — Petugas rapid test Bandara Soekarno-Hatta bernama Eko Firstson Y.S yang diduga melakukan tindak penipuan dan pelecehan seksual terhadap calon penumpang wanita berinisial LHI (23) masih berkeliaran bebas. Polisi hingga kini belum berhasil menemukan lokasi persembunyian Eko setelauh resmi menyandang status tersangka. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengklaim pihaknya sudah menyantroni indekos tersangka, namun hasilnya nihil alias tak ditemukan tanpa jejak. “Kami mengecek ke tempat indekos sampai sekarang enggak ada. Mudah-mudahan secepatnya, sekarang tim sudah bergerak untuk melakukan penangkapan,” kata Yusri di Polda Metro Jaya,…

Baca Lagi

Lihat! Tak Terima Putrinya Diselingkuhi, Mertua Bunuh Menantu di Kedai Kopi

Lihat! Tak Terima Putrinya Diselingkuhi, Mertua Bunuh Menantu di Kedai Kopi

Rakyat Merdeka — Singapura digegerkan oleh pembunuhan pada siang bolong di pusat distrik bisnis. Pembunuhan yang terjadi tiga tahun silam tepatnya 10 Juli 2017 akhirnya mencapai babak akhir dengan dijatuhkannya vonis kepada pelaku pembunuhan. Tan Nam Seng divonis hukuman 8,5 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi Singapura, demikian The Straits Times melaporkan, pada Senin (21/09/2020). Pebisnis berusia 72 tahun itu terbukti secara sah dan meyakinkan membunuh Spencer Tuppani (39) di luar sebuah kedai kopi di Jalan Telok Ayer pada pukul 13.20 siang waktu setempat. Kemelut hubungan mertua dan menantu Perbuatan kriminal…

Baca Lagi

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Rakyat Merdeka — Seorang ibu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, berinisial SF (34), warga Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, tega menganiaya anak kandungnya sendiri NJ (10), dengan menggunakan balok kayu sambil merekamnya. Akibatnya, korban mengalami lebam di kedua tangannya. SF menganiaya anaknya kesal karena korban tak ikut belajar online selama 10 hari saat pergi ke rumah mertuanya di Kabupaten Pinrang. Kepada polisi, SF mengakui perbuatannya dan menyesal telah menganiaya anaknya. “Saya memukul NJ lantaran kesal, namun sebagai ibu saya menyesal,” kata SF di ruang PPA Polres Parepare. Terungkapnya kasus ini setelah…

Baca Lagi

Viral Video! Sebut Islam Agama Tidak Baik di TikTok, Pelaku: Cuma Iseng

Sebut Islam Agama Tidak Baik di TikTok, Pelaku: Cuma Iseng

Rakyat Merdeka — Pembuat konten TikTok yang menyebut bahwa Islam adalah agama tidak baik di Indonesia akhirnya meminta maaf atas perbuatannya. Ia pun membuat klarifikasi setelah videonya viral di media sosial. Ia mengaku membuat konten itu karena iseng dan sudah langsung menghapusnya. Namun, video tersebut terlanjur viral hingga melahirkan kecaman publik. “Saya juga minta maaf atas kesalahan itu, bukan maksud saya. Saya cuma iseng, tapi jadi kayak begini, sudah langsung hapus, sudah klarifikasi, tapi mungkin ada yang menyimpan terus share,” katanya dalam sebuah video yang dibagikan sejumlah akun Instagram. “Sekali lagi saya minta maaf pada umat muslim,” ucapnya. Bukan…

Baca Lagi

Fakta Wanita di Deli Serdang Melecehkan Bendera Merah Putih Hanya Cari Perhatian Dunia!

Fakta Wanita di Deli Serdang Melecehkan Bendera Merah Putih Hanya Cari Perhatian Dunia!

Rakyat Merdeka — Bernisial RP (28), seorang perempuan di Deli Serdang ditangkap polisi setelah diduga melakukan penodaan dan penghinaan terhadap lambang negara. Perempuan warga Kelurahan Petapahan, Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang, tersebut juga diduga telah memviralkan video saat membakar dan penghinaan terhadap bendera, Presiden RI dan Wakil Presiden RI. “Ya, sudah kita tangkap dan amankan. Akan kita sidik dan teruskan ke jaksa penuntut umum,” ujar Kasubdit Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan melalui aplikasi percakapan WhatsApp pada Jumat (18/09/2020) malam. RP ditangkap beserta sejumlah barang bukti, antara lain 1 unit…

Baca Lagi