RAKYAT MERDEKA — Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam keras tindakan eksekusi yang dilakukan oleh kelompok Hamas terhadap puluhan orang yang dituduh menjadi mata-mata Israel. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai “kejahatan keji” yang melanggar prinsip hukum dan kemanusiaan. “Pembunuhan itu merenggut nyawa puluhan warga tanpa proses hukum yang sah dan di luar kerangka peradilan yang adil,” ujar Abbas pada Rabu (15/10), dikutip dari Al Jazeera. Hamas Rilis Video Eksekusi di Gaza Kecaman Abbas muncul setelah Hamas merilis sebuah video eksekusi yang memperlihatkan sejumlah orang ditembak mati dengan mata tertutup. Kelompok itu mengklaim…
Baca LagiKategori: Internasional
Nobel Perdamaian Jauh dari Genggaman Donald Trump
RAKYAT MERDEKA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump diprediksi tidak akan menerima Nobel Perdamaian (Nobel Peace Prize) tahun ini. Penghargaan bergengsi yang sangat diidam-idamkan Trump itu disebut tidak akan jatuh ke tangannya karena berbagai alasan politik dan moral. Sejumlah pengamat meyakini Komite Nobel Norwegia tidak akan memilih Trump sebagai kandidat tahun ini. Profesor hubungan internasional asal Swedia, Peter Wallensteen, mengatakan kepada AFP bahwa Trump mungkin saja bisa mendapatkannya tahun depan, asalkan berhasil menyelesaikan konflik Palestina–Israel yang masih memanas. “Tidak, pemenangnya tahun ini bukan Trump,” kata Wallensteen. “Namun mungkin saja tahun depan,…
Baca LagiDeadlock Anggaran, AS Resmi Alami Government Shutdown
RAKYAT MERDEKA — Pemerintah Amerika Serikat resmi mengalami shutdown setelah Senat gagal menyetujui rancangan anggaran belanja tahunan pada Selasa (30/9) malam. Dari hasil pemungutan suara, hanya 55 anggota yang mendukung sementara 45 menolak, jauh di bawah batas minimal 60 suara yang dibutuhkan untuk meloloskan RUU pendanaan. Kebuntuan ini berawal dari perdebatan panjang antara Partai Demokrat dan Partai Republik. Demokrat menuntut agar subsidi layanan kesehatan di bawah Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act/ACA) tetap diperpanjang. Namun, Republik menolak dengan alasan anggaran harus disahkan tanpa syarat tambahan. Faktor Pemicu Kebuntuan Perselisihan semakin memanas…
Baca LagiAustralia Desak RI Klarifikasi Kasus Byron Haddow
RAKYAT MERDEKA — Kasus mengejutkan muncul terkait pemulangan jenazah warga negara Australia dari Bali. Byron Haddow (23), turis asal Queensland, ditemukan meninggal di kolam renang villa tempatnya menginap. Namun saat jasadnya dipulangkan ke Australia, keluarganya mendapati organ jantung tidak ada setelah dilakukan otopsi kedua di Queensland. Pemerintah Australia langsung meminta klarifikasi resmi dari Indonesia. Konsulat Jenderal Australia di Bali dan pejabat senior di Jakarta sudah menghubungi pemerintah RI untuk menyampaikan keprihatinan keluarga korban. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Australia menyebut pihaknya kini memberikan dukungan kekonsuleran kepada keluarga Haddow. Meski begitu, mereka…
Baca LagiGCC Desak AS Kendalikan Israel Usai Serangan Udara ke Qatar
RAKYAT MERDEKA — Negara anggota Dewan Kerja Sama Negara Teluk Arab (Gulf Cooperation Council/GCC) mengecam keras serangan udara Israel ke Qatar pekan lalu. Enam negara anggota GCC, yakni Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, mendesak Amerika Serikat agar menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan tindakan agresif Israel. Sekretaris Jenderal GCC, Jasem Mohamed Al-Budaiwi, menyampaikan pernyataan itu usai KTT di Doha pada Senin (15/9). Ia menegaskan bahwa sebagai sekutu terdekat Israel, AS memiliki kekuatan besar untuk menekan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar tidak melampaui batas. “Kami berharap para…
Baca LagiWaspada Tsunami, Warga Pasifik Diimbau Menjauh 30 Meter dari Pantai
RAKYAT MERDEKA — Warga Diimbau Menjauhi Pantai dan Naik ke Tempat Lebih Tinggi Sejumlah negara di wilayah Kepulauan Pasifik segera mengeluarkan peringatan dini tsunami usai gempa bumi berkekuatan Magnitudo 8,7 mengguncang lepas pantai Rusia pada Rabu (30/7). Pemerintah daerah meminta warganya menjauhi garis pantai minimal 30 meter dan bergerak ke tempat yang lebih tinggi. Kantor Keamanan Dalam Negeri dan Pertahanan Sipil Guam menyatakan bahwa wilayah seperti Guam, Rota, Tinian, dan Saipan menghadapi ancaman tsunami yang signifikan. “Fluktuasi tinggi permukaan laut dan arus kuat yang berbahaya bisa tiba secepatnya pukul 2.30 siang…
Baca LagiStatus WNI Satria Arta Hilang Otomatis, Ini Penjelasannya
RAKYAT MERDEKA — Jadi Tentara Asing, WNI Kehilangan Kewarganegaraan. Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menegaskan bahwa status kewarganegaraan Indonesia milik Satria Arta Kumbara otomatis hilang setelah ia bergabung dengan militer Rusia. Satria adalah mantan prajurit Marinir TNI Angkatan Laut yang kini menjadi tentara relawan di negara tersebut. Menurut Supratman, status kewarganegaraan Satria tidak dicabut melalui proses hukum, tetapi hilang secara otomatis sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, khususnya Pasal 23 huruf d dan e. Masuk Dinas Tentara Asing Tanpa Izin Presiden Berdasarkan…
Baca LagiKorea Utara Kecam Serangan AS ke Iran: Langgar Piagam PBB
RAKYAT MERDEKA — Korea Utara secara tegas mengutuk keterlibatan militer Amerika Serikat dalam serangan terhadap Iran, menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sebagai bentuk tidak hormat terhadap kedaulatan negara lain. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (23 Juni 2025) melalui kantor berita pemerintah KCNA, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyatakan bahwa tindakan AS tersebut “secara terang-terangan melanggar prinsip-prinsip dasar Piagam PBB, khususnya mengenai penghormatan terhadap kedaulatan nasional.” Israel Dinilai Penyebab Utama Konflik Iran Pernyataan itu juga memuat kecaman keras terhadap Israel, yang menurut Pyongyang…
Baca LagiSultan Brunei Dirawat di RS Jantung Saat Kunjungan ke Malaysia
RAKYAT MERDEKA — Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, dirawat di rumah sakit saat melakukan kunjungan ke Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (27/5). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan puncak ASEAN yang juga melibatkan Perdana Menteri China, Li Qiang, dan pejabat dari Dewan Kerja Sama Teluk (GCC). Berdasarkan pernyataan resmi dari Kantor Perdana Menteri Brunei, Sultan Bolkiah mengalami kelelahan dan kini dalam kondisi stabil. Hal ini juga dikonfirmasi oleh sumber pemerintah Malaysia kepada AFP, yang menyebut sultan menjalani perawatan di Institut Jantung Negara (IJN) atas saran tim medis “Beliau merasa lelah,…
Baca LagiSambutan Mewah Pangeran MbS untuk Donald Trump
RAKYAT MERDEKA — Seperti dilaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, tiba di Riyadh, pada Selasa (13/5) waktu setempat. Trump pun disambut dengan mewah oleh Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed bin Salman (MbS). Sebelum Air Force One mendarat di ibu kota Saudi, Dan Scavino, penasihat Trump, mengunggah video di X di mana memperlihatkan pesawat tempur Saudi F-15 yang mengawal pesawat kepresidenan selama pendekatan terakhirnya ke Riyadh. Usai mendarat, Trump langsung disambut oleh Pangeran MbS. Sang pangeran menunggu di karpet ungu dengan diapit oleh barisan kehormatan. Perlu diketahui bahwa sambutan ini…
Baca Lagi