Pesta Miras, Dua Oknum Lurah Kendari Dinonaktifkan

RAKYAT MERDEKA — Dua lurah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, diamankan aparat kepolisian usai diduga menggelar pesta minuman keras (miras) di lingkungan kantor kelurahan. Keduanya nyaris menjadi sasaran amukan warga yang geram mengetahui kantor pemerintahan digunakan untuk aktivitas yang dianggap tidak pantas. Peristiwa tersebut melibatkan Lurah Poasia berinisial ZM (53) dan Lurah Talia berinisial RAK (41). Selain kedua pejabat tersebut, polisi juga mengamankan dua perempuan yang berada di lokasi kejadian. Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan pihaknya telah mengamankan kedua lurah beserta dua perempuan yang berada di kantor Kelurahan…

Baca Lagi

KPK Buka Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi

RAKYAT MERDEKA — Masyarakat kembali mempunyai kesempatan untuk mendapatkan aset-aset bernilai tinggi lewat lelang yang akan diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada Juni 2026 ini, lembaga antirasuah tersebut akan melelang ratusan barang rampasan negara yang berasal dari perkara tindak pidana korupsi yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Berbagai aset yang ditawarkan ini tidak hanya berupa tanah dan bangunan bernilai miliaran rupiah, tetapi juga barang-barang bergerak seperti kendaraan, telepon genggam, mesin kopi, sampai sejumlah barang bermerek yang sebelumnya disita dari para terpidana korupsi. Lelang Digelar pada 18 Juni 2026 Juru Bicara KPK…

Baca Lagi

Rekan Sesama WN Brunei Tewas, Selebgram MIA Resmi Ditahan

RAKYAT MERDEKA — Kasus penganiayaan yang menewaskan seorang warga negara Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, kini memasuki babak baru. Polisi resmi menetapkan selebgram asal Brunei berinisial MIA (33) sebagai tersangka dalam kasus tersebut. MIA yang diketahui memiliki akun media sosial @Woodyrman kini telah ditahan di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. “Sudah jadi tersangka dan ditahan,” kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra dikutip dari Detik, Rabu (27/5). Dalam kasus ini, polisi menjerat MIA dengan Pasal 466 ayat 3…

Baca Lagi

Bea Cukai Soekarno-Hatta Klarifikasi Dugaan Penggeledahan Berlebihan

RAKYAT MERDEKA — Beredarnya narasi terkait dugaan intimidasi terhadap penumpang pembawa kartu Pokemon di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mendapat tanggapan langsung dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau DJBC. Melalui akun Instagram resminya @beacukairi, DJBC membantah tudingan bahwa petugas Bea Cukai melakukan intimidasi terhadap seorang penumpang yang membawa kartu Pokemon dari luar negeri. Pihak Bea Cukai menegaskan informasi yang menyebut penumpang menangis akibat tindakan petugas tidak sesuai fakta yang terjadi di lapangan. DJBC juga memastikan seluruh petugas menjalankan tugas dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, serta menghormati hak dan kewajiban setiap warga negara. Pemeriksaan…

Baca Lagi

Prabowo Jaga Struktur Polri, Tolak Opsi Kementerian

RAKYAT MERDEKA — Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mempertahankan posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden. Keputusan ini sekaligus menutup wacana pembentukan kementerian khusus yang mengurusi bidang keamanan atau kepolisian. Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa Presiden menilai struktur yang ada saat ini sudah tepat. Oleh karena itu, pemerintah tidak akan membentuk Kementerian Keamanan maupun Kementerian Kepolisian seperti yang sempat menjadi perbincangan publik. Menurut Yusril, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan efektivitas koordinasi dan fungsi Polri sebagai alat negara yang bertanggung jawab…

Baca Lagi

Alasan Rudy Tak Temui Demonstran Aksi 21 April

RAKYAT MERDEKA — Keputusan Rudy Mas’ud untuk tidak menemui demonstran dalam aksi 21 April menuai sorotan publik. Saat itu, massa yang datang ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur sebelumnya berharap bisa menyampaikan aspirasi secara langsung, akan tetapi tidak mendapat kesempatan tersebut. Sehari usai aksi berlangsung, Rudy akhirnya menyampaikan tanggapannya melalui media sosial. Ia mengapresiasi masukan dari masyarakat, sekaligus menjelaskan alasan di balik keputusannya tidak turun langsung menemui peserta aksi. Rudy menilai bahwa arah tuntutan massa sebenarnya ditujukan kepada DPRD Kalimantan Timur, bukan kepada pemerintah provinsi secara langsung. Dia merasa, apabila tuntutan…

Baca Lagi

Dendam di Balik Penusukan Nus Kei, 2 Pelaku Ditangkap

RAKYAT MERDEKA — Peristiwa penusukan yang menewaskan tokoh politik daerah kembali mengguncang Maluku Tenggara. Ketua DPD II Partai Golkar setempat, Agrapinus Rumatora, meninggal dunia setelah diserang di area bandara pada Minggu (19/4). Kejadian tersebut terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT, tidak lama setelah korban tiba dari penerbangan asal Ambon. Nus Kei sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Dua Pelaku Ditangkap, Diduga Karena Dendam Aparat kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36).…

Baca Lagi

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Pelaku Diduga Belasan

RAKYAT MERDEKA — Informasi terbaru muncul dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus. Bukan hanya empat tersangka yang telah diumumkan sebelumnya, ada indikasi keterlibatan beberapa pelaku lain yang saat ini sedang didalami oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Komisioner pemantauan dan penyelidikan Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan indikasi jumlah pelaku yang lebih banyak dari yang telah ditetapkan. Bahkan, jumlahnya diperkirakan mencapai belasan orang. Informasi ini diperoleh setelah Komnas HAM melakukan serangkaian permintaan keterangan kepada sejumlah pihak, termasuk KontraS, Greenpeace, serta Tim Advokasi untuk Demokrasi…

Baca Lagi

Polemik Ijazah Jokowi Kian Kompleks, Rismon Sianipar Terancam Laporan Baru

RAKYAT MERDEKA — Polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali memanas dan memasuki babak baru. Kali ini, perhatian publik tertuju pada ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar yang kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya berstatus tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik, Rismon kini menghadapi potensi persoalan hukum baru. Hal ini muncul setelah beredar tudingan yang mengaitkan Jusuf Kalla dengan isu ijazah tersebut. Menanggapi kabar yang beredar, Jusuf Kalla langsung memberikan klarifikasi melalui konferensi pers di kediamannya di Jakarta pada Minggu (5/4). Ia membantah keras tudingan bahwa dirinya berada…

Baca Lagi

Pengusaha Rokok Masuk Radar KPK di Kasus Bea Cukai

RAKYAT MERDEKA — Upaya pengusutan dugaan praktik korupsi di sektor kepabeanan terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memanggil sejumlah pengusaha rokok untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara yang tengah disidik. Pemanggilan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proses importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Tiga nama yang dijadwalkan hadir yakni Liem Eng Hwie, Rokhmawan, dan Benny Tan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari langkah penyidik dalam memperkuat berkas perkara. “Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap…

Baca Lagi