RAKYAT MERDEKA — Komisi I DPR RI menuntut agar pelaku pembunuhan Prada Lucky Namo (23) mendapat hukuman seberat-beratnya, termasuk pemecatan dari dinas militer. DPR menegaskan, kasus ini tidak boleh dianggap sepele dan harus diusut secara transparan hingga tuntas. Anggota Komisi I DPR, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menegaskan bahwa kematian Prada Lucky bukanlah kejadian biasa. Menurutnya, keterlibatan lebih dari satu pelaku mengindikasikan adanya unsur pengeroyokan. “Kalau sampai ada empat orang yang terlibat, ini jelas pengeroyokan. Korban pun tidak melawan karena menghormati seniornya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/8). Hasanuddin menekankan bahwa…
Baca LagiKategori: Nasional
KPK Panggil Yaqut Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji
RAKYAT MERDEKA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi terkait kuota haji. Kali ini, penyelidik menjadwalkan klarifikasi terhadap Menteri Agama era Presiden Joko Widodo, Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (7/8/2025). Pemanggilan ini dilakukan bersamaan dengan agenda pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, yang terkait kasus terpisah dalam proyek pengadaan layanan Google Cloud. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan pemanggilan Yaqut saat dikonfirmasi pada Rabu (6/8). Hal serupa juga disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. “Benar, akan ada permintaan keterangan kepada yang bersangkutan minggu…
Baca LagiKasus Campak di Sumut Tembus 362, Vaksinasi Dikebut untuk Tekan Wabah
RAKYAT MERDEKA — Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melaporkan 1.191 kasus suspek campak dan rubela sepanjang Januari hingga Juli 2025. Dari jumlah tersebut, 362 kasus dinyatakan positif campak dan 10 kasus positif rubela. “Total 362 kasus positif campak dan 10 rubela terkonfirmasi dari awal tahun hingga Juli,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Novita Saragih, Minggu (3/8/2025). 12 Wilayah Alami Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak Sebanyak 12 kabupaten/kota di Sumut telah menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak. Medan mencatat jumlah tertinggi…
Baca LagiWaspada Tsunami, Warga Pasifik Diimbau Menjauh 30 Meter dari Pantai
RAKYAT MERDEKA — Warga Diimbau Menjauhi Pantai dan Naik ke Tempat Lebih Tinggi Sejumlah negara di wilayah Kepulauan Pasifik segera mengeluarkan peringatan dini tsunami usai gempa bumi berkekuatan Magnitudo 8,7 mengguncang lepas pantai Rusia pada Rabu (30/7). Pemerintah daerah meminta warganya menjauhi garis pantai minimal 30 meter dan bergerak ke tempat yang lebih tinggi. Kantor Keamanan Dalam Negeri dan Pertahanan Sipil Guam menyatakan bahwa wilayah seperti Guam, Rota, Tinian, dan Saipan menghadapi ancaman tsunami yang signifikan. “Fluktuasi tinggi permukaan laut dan arus kuat yang berbahaya bisa tiba secepatnya pukul 2.30 siang…
Baca LagiKasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Tahap Gelar Perkara
RAKYAT MERDEKA — Gelar perkara terkait dugaan kepemilikan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo akan segera dilakukan Bareskrim Polri. Diketahui, kasus ini diadukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa gelar perkara akan dilakukan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana. “Gelar perkara akan dilakukan pekan ini. Hasilnya akan disampaikan secara terbuka dan transparan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (20/5). Pemeriksaan Masih Berlangsung Menurut Trunoyudo, proses penyelidikan terus berjalan. Penyidik…
Baca LagiStatus WNI Satria Arta Hilang Otomatis, Ini Penjelasannya
RAKYAT MERDEKA — Jadi Tentara Asing, WNI Kehilangan Kewarganegaraan. Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menegaskan bahwa status kewarganegaraan Indonesia milik Satria Arta Kumbara otomatis hilang setelah ia bergabung dengan militer Rusia. Satria adalah mantan prajurit Marinir TNI Angkatan Laut yang kini menjadi tentara relawan di negara tersebut. Menurut Supratman, status kewarganegaraan Satria tidak dicabut melalui proses hukum, tetapi hilang secara otomatis sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, khususnya Pasal 23 huruf d dan e. Masuk Dinas Tentara Asing Tanpa Izin Presiden Berdasarkan…
Baca LagiManifes KMP Tunu Pratama Jaya Diduga Tak Akurat, Banyak Penumpang Tak Terdata
RAKYAT MERDEKA — Insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali pada Rabu malam (2/7) memunculkan dugaan kuat bahwa data manifes kapal tersebut tidak valid. Sejumlah penumpang yang menjadi korban tidak tercatat dalam daftar resmi yang seharusnya mencatat seluruh nama penumpang. Hal ini terungkap dari berbagai kesaksian keluarga korban yang mendapati nama kerabat mereka hilang dari daftar manifes, meskipun mereka meyakini orang terdekatnya turut berada di kapal naas tersebut. Keluarga Korban Mencari Anggota yang Tak Masuk Manifes Salah satu warga Banyuwangi, Erna, mengaku putranya, Daniar (21), termasuk penumpang KMP…
Baca LagiKronologi Lengkap Hilangnya Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi
RAKYAT MERDEKA — Mantan Ketua DPRD Jawa Timur dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, sempat dilaporkan hilang sejak Rabu (4/6). Ia diduga dibawa oleh tiga orang tak dikenal dari peternakannya di Sidoarjo menuju wilayah Madura. Kusnadi akhirnya ditemukan dalam kondisi linglung di Bangkalan, Madura, pada Senin (9/6) dini hari. Anaknya, Teddy Kusdita Kunong, mengungkap bahwa ayahnya dibawa dari rumah sekaligus peternakan ayam miliknya di Dusun Wonokayun, Desa Wonokarang, Balongbendo, Sidoarjo. Orang Tak Dikenal Menginap di Peternakan Sebelum kejadian, Teddy melihat ada aktivitas mencurigakan. Pada Senin (2/6), tiga pria tak dikenal…
Baca LagiJokowi Berkaca-kaca Usai Disindir Megawati Soal Ijazah
RAKYAT MERDEKA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Bareskrim Polri terkait dugaan ijazah palsu yang dilaporkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Usai diperiksa, Jokowi tampak emosional dan matanya berkaca-kaca saat menanggapi pertanyaan wartawan. Momen haru itu terjadi ketika Jokowi merespons sindiran Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Mega sebelumnya menyatakan bahwa jika ijazah memang asli, seharusnya tidak perlu repot membawa persoalan ke polisi. Seorang wartawan bertanya, “Ketum PDIP bilang kalau ijazah asli, tinggal tunjukkan, tidak usah repot ke polisi?” Jokowi menjawab singkat dengan suara berat,…
Baca LagiJembatan 300 Meter Akan Hubungkan JIS dan Ancol
RAKYAT MERDEKA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun jembatan sepanjang 300 meter yang akan menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan wisata Ancol. Rencana ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Menurut Pramono, pembangunan jembatan JIS-Ancol ini bertujuan mendukung penyelenggaraan acara berskala internasional, seperti konser musik dan event olahraga. “Bisa tidak JIS ini kita sempurnakan? Kita sambungkan JIS dengan Ancol lewat jembatan sepanjang kurang lebih 300 meter. Nantinya, semua kendaraan bisa parkir di Ancol,” ujar Pramono di Jakarta, Minggu (25/5), melansir dari Antara. Ia menambahkan bahwa koordinasi sudah…
Baca Lagi