Ingatkan Protokol Kesehatan, Arie Kriting Beri Sindiran Menohok

Ingatkan Protokol Kesehatan, Arie Kriting Beri Sindiran Menohok

Rakyat Merdeka — Komika beken Arie Kriting ikut menanggapi serentetan kerumunan massa dalam jumlah banyak meski pandemi belum juga teratasi. Melalui sebuah video di akun Twitternya @Arie_Kriting, ia menyindir penerapan protokol kesehatan yang belakangan diabaikan oleh pihak-pihak tertentu demi suatu acara. “Bagaimana pun perasaan kita, tetap saja kita harus disiplin, demi kesehatan kita dan orang-orang disekitar kita. Yok, tetap semangat lawan penyebaran Covid,” tulis Arie Kriting, pada Selasa (17/11/2020). Dalam video itu, ia mengungkapkan kekesalannya melihat kejadian-kejadian beberapa waktu terakhir ini. Dengan menggunakan masker, Arie berbicara di depan kamera dan mengajak masyarakat…

Baca Lagi

Heboh RUU Larangan Minuman Beralkohol, Ini 5 Miras Tradisional Indonesia

Heboh RUU Larangan Minuman Beralkohol, Ini 5 Miras Tradisional Indonesia

Rakyat Merdeka — Masyarakat dihebohkan dengan Rancangan Undang-Undangan (RUU) Larangan Minuman Beralkohol yang diusulkan oleh DPR RI. Sebab, jika RUU ini disahkan, maka semua jenis minuman beralkohol termasuk miras tradisonal Indonesia dilarang diproduksi, dijualbelikan, dan dikonsumsi oleh masyarakat. Hal tersebut tercatat dalam Pasal 4 ayat 2 huruf a yang berbunyi: “Yang dimaksud dengan “Minuman Beralkohol tradisional” adalah Minuman Beralkohol yang dihasilkan dari pengolahan yang berasal dari pohon kelapa, enau atau racikan lainnya, seperti: sopi, bobo, balo, tuak, arak, saguer atau dengan nama lain”. Aturan ini sontak membuat sebagian masyarakat mengungkapkan ketidaksetujuannya karena di beberapa daerah, minuman keras tradisional adalah tradisi…

Baca Lagi

Suami Bunuh Istri dan Putrinya, lalu Tidur Dengan Jenazah Korban Selama 7 Hari

Suami Bunuh Istri dan Putrinya, lalu Tidur Dengan Jenazah Korban Selama 7 Hari

Rakyat Merdeka — Seorang ayah di China, Teo Ghim Heng (45), membunuh istrinya yang sedang hamil dan putrinya yang berusia empat tahun. Setelah melakukan perbuataan kejinya, Heng kemudian tidur dengan mayat istri dan anaknya tersebut selama sepekan. Karena perbuatannya tersebut, Heng dijatuhi hukuman mati sebagaimana dilansir dari laman Mirror, pada Jumat (13/11/2020). Heng awalnya mencekik istrinya, Choong Pei Shan (39), dengan handuk setelah berdebat tentang masalah keuangan. Setelah membunuh istrinya yang sedang hamil enam bulan tersebut, Heng memutuskan untuk membunuh putrinya, Zi Ning. Daily Star melaporkan Heng dinyatakan bersalah atas…

Baca Lagi

Gara-gara Malaysia Lockdown, Harga Elpiji di Krayan Rp 1,5 Juta, Semen Rp 1,8 Juta Per Zak

Gara-gara Malaysia Lockdown, Harga Elpiji di Krayan Rp 1,5 Juta, Semen Rp 1,8 Juta Per Zak

Rakyat Merdeka — Barang-barang kebutuhan pokok di  Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melambung tinggi. Salah satunya tabung elpiji 14 kg yang harganya membuat geleng-geleng kepala, yaitu mencapai Rp 1,5 juta per tabungnya. Tingginya harga elpiji karena masyarakat Krayan harus membayar buruh gendong untuk mengambil tabung elpiji dari Malaysia. Adapun 98 persen barang kebutuhan warga Krayan berasal dari Malaysia. Keberadaan buruh gendong tabung elpiji memang cukup membantu warga sekitar. Meski harga elpiji melambung akibat pandemi Covid-19 dan imbas kebijakan lockdown Malaysia, masyarakat sekitar tidak terlalu ambil pusing. Asalkan barang ada, mereka…

Baca Lagi

Disebut Lonte Gara-Gara Hina Habib Rizieq, Nikita Mirzani Dibela Warganet

Disebut Lonte Gara-Gara Hina Habib Rizieq, Nikita Mirzani Dibela Warganet

Rakyat Merdeka — Nikita Mirzani dihina Ustaz Maaher At-Thuwailibi. Ia dipanggil dengan kata kasar lantaran menyebut Habib Rizieq Shihab dengan nama tukang obat. “Kepadamu hei, bab* betina, lonte oplosan penjual selangkangan, saya imbau! Jika tak minta maaf 1×24 jam dan klarifikasi secara terbuka, saya bersama 800 laskar pembela ulama akan mengepung rumah kau!” kata Ustaz Maaher At-Thuwailibi. Nikita Mirzani yang mengunggah video Ustaz Maaher At-T huwailibi balik bertanya kepada warganet. Apa pantas seorang ulama berkata seperti itu. “Masa kini lho sampai dibilang lonte polosan, penjual selangkangan. Coba netizen budiman, apa pantas orang seperti…

Baca Lagi

Menolak Dirawat karena Akan Menikah, Pengantin Perempuan di Sragen Meninggal karena Covid-19, Ini Ceritanya

Menolak Dirawat karena Akan Menikah, Pengantin Perempuan di Sragen Meninggal karena Covid-19, Ini Ceritanya

Rakyat Merdeka — Seorang pengantin perempuan, LD (28) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen meninggal dunia karena Covid-19 pada Kamis (5/11/2020). LD pulang dari Jakarta dua hari sebelum pernikahan yang digelar pada Sabtu, 24 Oktober 2020. Saat pulang, ia mengeluh sakit dan memeriksakan diri ke dokter. LD sempat diminta untuk rawat inap. Namun ia menolak karena akan menikah. Pernikahan digelar secara sederhana di rumah mempelai perempuan. “Akhirnya disuruh mondok (rawat inap), tetapi dia tidak mau karena mau menikah. Hajatan itu digelar tanggal 24 Oktober 2020,” kata Kepala Desa Wonorejo,…

Baca Lagi

Geram! Joe Biden Sebut Donald Trump Memalukan

Geram! Joe Biden Sebut Donald Trump Memalukan

Rakyat Merdeka — Presiden terpilih Joe Biden menyebut penolakan Presiden Donald Trump dalam mengakui kekalahannya pada pemilu sebagai “memalukan” dan menyebut sengketa itu tak penting. “Saya hanya menganggap ini memalukan, jujur saja,” kata Biden ketika ditanya apa pandangan dia terhadap keengganan Trump untuk mengakui kalah pemilu 3 November. “Bagaimana saya bisa mengatakan hal ini secara bijaksana? Saya pikir hal ini tidak akan membantu yang diwariskan presiden,” kata Biden kepada wartawan di kota kelahirannya Wilmington, Delaware. Satu pekan setelah pemilu AS, Trump tetap bungkam di Gedung Putih dengan terus merasa menang pemilu dan mengajukan…

Baca Lagi

Viral Pembobol Kotak Amal Masjid Diminta Buat Tutorial Cara Bongkarnya

Viral Pembobol Kotak Amal Masjid Diminta Buat Tutorial Cara Bongkarnya

Rakyat Merdeka — Bukan untuk dihakimi atau diserahkan langsung ke polisi, seorang pembobol kotak amal masjid Kota Palembang sedang viral di media sosial. Pasalnya maling kotak amal tersebut, oleh warga justru diperlakukan berbeda. Jika maling yang ketahuan mencuri di sebuah tempat akan berakhir tragis, warga Ilir Barat malah menyuruh orang yang ketahuan maling itu untuk membuat tutorial membongkar kotak amal tersebut Momen unik ini dibagikan oleh akun Instagram @manaberita pada Jumat (6/11/2020). Dalam video tersebut, tampak seorang remaja yang dikelilingi warga. Menurut keterangan video tersebut, kejadian ini terjadi di masjid Puncak Sekuning, Kecataman Ilir…

Baca Lagi

Foto Viral Gadis Penjaga Warung Kopi Mirip “Anya Geraldine”, Pembeli sampai Ogah Pulang

Foto Viral Gadis Penjaga Warung Kopi Mirip "Anya Geraldine", Pembeli sampai Ogah Pulang

Rakyat Merdeka — Seorang penjaga warung di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencuri perhatian publik setelah wajahnya dianggap mirip selegram Anya Geraldine. Foto wajahnya pun kini viral di media sosial. Gadis kelahiran Cianjur 23 tahun lalu ini bernama Intan R Sintia Rose. Ditemui di warungnya di Kampung Baru, Desa Sukataris, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Kamis (5/11/2020), Intan bertutur ihwal dirinya dianggap mirip dengan Anya Geraldine hingga fotonya viral. “Kalau jaga warung itu kan suka gabut, apalagi selama pandemi ini. Jadinya suka iseng-iseng buat video di TikTok,” kata Intan.  “Ternyata ada beberapa netizen…

Baca Lagi

Monyet-monyet Penghuni Gunung Merapi Kirim Tanda Alam

Monyet-monyet Penghuni Gunung Merapi Kirim Tanda Alam

Rakyat Merdeka — Bukan hanya manusia yang bersiap menyelamatkan diri, monyet-monyet penghuni Gunung Merapi juga telah bereaksi merespon peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Carik Glagaharjo, Joko Purwanto, mengatakan monyet penghuni Merapi mulai turun sejak beberapa hari terakhir “Itu sudah menjadi salah satu penanda aktivitas Merapi mulai meningkat. Apalagi cuaca di sini mulai panas [gerah],” kata Joko seperti yang dilansir dari Solopos.com, pada Sabtu (07/11/2020). Sementara itu, warga tidak panik maupun bingung merespons peningkatan aktivitas Merapi. Sejak lama, kata Joko, penduduk lereng Merapi sudah memahami tanda-tanda yang dikirimkan gunung. Mereka menyiapkan diri. Seluruh barang-barang…

Baca Lagi