RAKYAT MERDEKA — Ahmad Riza Patria, selaku Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, memberikan responnya terhadap wacana maju di Pilgub DKI 2024. Di mana dia akan berpasangan bersama dengan Ketua DPD Golkar DKI Ahmed Zaki Iskadar. Riza mengatakan jika hal tersebut merupakan keputusan dari DPP Gerindra dan Golkar. “Kalau urusan pilkada itu kami ini cuma ketua, prajurit, ada pimpinan di atasnya. Itu menjadi tugas kewenangan daripada DPP. Saya, maupun Pak Zaki, menyerahkan sepenuhnya kepada DPP,” ujar Riza di tengah acara Pelantikan Pengurus dan Rakerda Golkar DKI Jakarta, pada Minggu (28/8) malam. Riza…
Baca LagiKategori: Nasional
Warga Bogor Diminta Dukung Prabowo Jadi Presiden 2024
RAKYAT MERDEKA — Ahmad Muzani yang merupakan Sekjen Partai Gerindra berharap agar Ketua Umum mereka, Prabowo Subianto, bisa menjadi presiden pada 2024 dengan dukungan dari masyarakat Bogor. Hal tersebut l disampaikan oleh Muzani ketika mengikuti gowes Merah Putih Kemerdekaan RI ke-77 bersama masyarakat Jonggol, Bogor, pada Minggu (21/8). “Insya Allah dari Tanah Bogor inilah Pak Prabowo akan jadi presiden di 2024,” ujar Muzani dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/8). Di mana menurut Muzani, semua kader Partai Gerindra juga harus optimistis bahwa pada 2024 nanti, Prabowo dapat memenangkan Pilpres dan menjadi Presiden Indonesia. Seperti yang…
Baca LagiPimpinan Ponpes Diduga Cabuli Belasan Santriwati di Bandung
RAKYAT MERDEKA — Kasus dugaan pencabulan kini kembali terjadi di lingkungan pesantren. Di mana kasus kali ini dilaporkan terjadi di sebuah pesantren yang terletak di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung. Diberitakan, setidaknya ada 13 santriwati yang masih berusia di bawah umur yang dicabuli. Di mana terduga pelaku merupakan seorang pimpinan dari pondok pesantren. Kasus pelecehan seksual yang dialami belasan santri ini terbongkar usai seorang korban berani melaporkannya ke pihak kepolisian. Deki Rosdiana yang merupaka kuasa hukum korban mengatakan, korban dicabuli pelaku semenjak korban berusia 14 tahun. Korban diketahui baru masuk ke pesantren…
Baca LagiMundur dari Penasihat Ahli Kapolri, Ini Alasan Fahmi Alamsyah
RAKYAT MERDEKA — Fahmi Alamsyah memberikan alasannya mundur dari Penasihat Ahli Kapolri Bidang Komunikasi Publik. Dia mengatakan, bahwa dia sempat diminta Irjen Ferdy Sambo untuk menyusun draf rilis pers terkait kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Fahmi mengatakan jika dirinya tak mau membebani Kapolri Jenderal Listyo Sigit serta para penasihat lainnya. Oleh sebab itu dia memilih untuk mengundurkan diri. “Saya di penasihat ahli dirapatkan. Saya mundur karena tak ingin membebani,” kata Fahmi, Rabu (10/8). Fahmi menjelaskan, dia sudah mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo…
Baca LagiJanji Bharada E Akan Buka Kasus Brigadir J
RAKYAT MERDEKA — Kuasa hukum dari Bharada E yang merupakan tersangka pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Yosua, datang ke gedung Bareskrim Polri pada Senin (8/8) malam terkait pengajuan Justice Collaborator (JC) kliennya. Deolipa Yumara selaku pengacara Bharada E mengatakan, pengajuan Justice Collaborator ini dilakukan sebab kliennya sudah bertekad mengungkapkan kejadian sebenarnya terkait kematian Brigadir Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. “Dalam rangka koordinasi. Ketika kami datang kemari tentunya kepentingan-kepentingan untuk menangani perkara-perkara,” terangnya pada awak media, Senin (8/8). “Ya macam-macam (koordinasinya), terkait dengan justice collaborator mungkin dengan BAP tambahan,…
Baca LagiUpdate Kasus Brigadir J: Ditemukan Empat Bekas Luka Tembak
RAKYAT MERDEKA — Kuasa Hukum keluarga dari Brigadir J mengatakan, jika ada empat bekas luka tembak di sekujur tubuh Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak berdasar dari catatan tim dokter keluarga yang mengikuti jalannya autopsi ulang. Kamaruddin menyebutkan, tim dokter keluarga tersebut terdiri dari satu dokter umum dan satu magister kesehatan. Ia juga mengklaim catatan keduanya juga sudag disahkan oleh kantor notaris. “Ada empat peluru tembus atau diduga peluru,” terangnya pada awak media di Bareskrim Polri, Selasa (2/8). Dugaan luka…
Baca LagiWarga Bandung Dihimbau Waspadai Kemarau Basah
RAKYAT MERDEKA — Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) mengatakan, pada awal Juli 2022, Kota Bandung telah masuk pada musim kemarau basah yang berpotensi bencana. Saat ini, wilayah Bandung masih sering diguyur hujan serta panas di siang hari. Mengapa ini bisa terjadi? “Hal ini karena musim kemarau tahun ini bersifat basah, atau kemarau dengan curah hujan 40 persen-100 persen di atas normalnya,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung Teguh Rahayu lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (30/7). BMKG juga memberikan himbauan, agar warga tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Misalnya saja seperti hujan disertai…
Baca LagiJokowi Undang Kaisar Jepang untuk Kunjungi Indonesia
RAKYAT MERDEKA — Presiden Joko Widodo memberikan undangan kepada Kaisar Jepang, Naruhito, dan Permaisuri Masako untuk berkunjung ke Indonesia. Undangan tersebut disampaikannya ketika Jokowi berkunjung ke Istana Kekaisaran Jepang di Tokyo, pada Rabu (27/7) sore waktu setempat. “Saya tunggu kunjungannya [Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako] di Indonesia, Yang Mulia,” ujar Jokowi dalam pernyataan resmi setelah melakukan pertemuan. Kemudian, Naruhito menyambut baik undangan Jokowi. Dia juga mengucapkan terima kasih atas ajakan tersebut. “Terima kasih, saya mendoakan kebahagiaan dan kesuksesan Bapak Presiden,” jawab Naruhito. Sebelumnya, Jokowi disambut dengan sangat hangat ketika tiba di depan kediaman…
Baca LagiGugat Prabowo Digugat DPC Gerindra Jaktim
RAKYAT MERDEKA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Jakarta Timur memberikan gugatan kepada Ketua Umum Prabowo Subianto dan Dewan Pembina ke Pengadilan Jakarta Selatan. Gugatan ini mereka berikan lantaran Prabowo dan DPP Gerindra tak juga memecat Mohammad Taufik. Gugatan ini dilayangkan DPC Partai Gerindra Jakarta Timur dengan kuasa hukum Zulham Effendi. Kemudian untuk para pihak tergugat di antaranya Dewan Pembina dan DPP Partai Gerindra. Mengutip Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, gugatan ini diajukan pada 7 Juli teregistrasi di PN Jaksel dengan nomor 607/Pdt.Sus-Parpol /2022/PN JKT.SEL. “Menghukum Tergugat…
Baca LagiPemisahan Tempat Duduk di Angkot Batal, Ini Alasannya!
RAKYAT MERDEKA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan alasan terkasit batalnya rencana kebijakan pemisahan tempat duduk penumpang perempuan dan pria untuk angkutan kota (angkot). Riza menilai, jika kebijakan itu dibatalkan karena jumlah penumpang perempuan lebih banyak dari pria. Sementara, untuk rencana pemisahan itu sendiri, tempat duduk perempuan hanya disediakan untuk empat orang. “Berdasarkan masukan dari berbagai pihak termasuk masyarakat ternyata pengguna angkot itu lebih banyak perempuan,” jelas Riza di Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (13/7). “Jadi, kalau dipisahkan maka nanti kasihan yang perempuan ini tempatnya semakin terbatas, padahal…
Baca Lagi