Rakyat Merdeka — Siklus haid yang datang terlambat seringkali dikaitkan dengan tanda awal kehamilan. Faktanya, ada beberapa kondisi lainnya yang menjadi penyebab telat haid selain hamil. Kira-kira apa saja, ya? Siklus menstruasi atau haid terjadi ketika lapisan di dinding rahim atau endometrium pada perempuan luruh karena tidak adanya pembuahan sel telur. Setiap perempuan memang memiliki siklus haid yang berbeda-beda, umumnya setiap 21 hingga 35 hari atau 28 hari untuk siklus yang normal. Telat haid bisa disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh atau kondisi medis tertentu yang serius. Berikut adalah 10 penyebab telat…
Baca LagiKategori: Kesehatan
Menstruasi Lebih dari Seminggu, Normal Engga Sih?
Rakyat Merdeka — Menstruasi menjadi siklus fisiologis yang normal terjadi pada setiap perempuan. Menstruasi terjadi akibat sel telur yang tidak mendapat pembuahan dari sel sperma. Kondisi menstruasi pada setiap perempuan bisa berbeda-beda. Namun secara medis, ada kriteria umum yang menunjukan kalau menstruasi terjadi dengan normal. “Kriteria haid normal terbagi jadi empat secara umum. Pertama siklus. Itu dihitung dari hari pertama haid hingga hari pertama haid bulan berikutnya,” kata spesialis obstetri dan ginekolosi dr. Darrell Fernando. Sp. OG., dalam siaran langsung Instagram ‘Suara Perempuan’ Stylo Indonesia, pada Selasa (22/12/2020). Darrell menjelaskan bahwa…
Baca LagiKorban Meninggal Akibat Covid-19 Jadi Tolok Ukur Baru Tragedi Kemanusiaan
RAKYAT MERDEKA — Kebanyakan orang di Amerika mengatakan tragedi 11 September 2001 adalah salah satu hari yang paling kelam dalam kehidupan mereka, tapi pandemi Covid-19 membuatnya lebih dari itu. Peristiwa hancurnya dua gedung pencakar langit di New York menjadi sejarah yang paling mematikan di zaman modern dengan korban meninggal sebanyak hampir 2.977 orang. Sekarang, korban yang meninggal akibat pandemi Covid-19 telah mengalahkan angka tersebut, dengan lebih dari 3.000 orang meninggal pada Rabu kemarin (9/12/2020), menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University, seperti yang dilansir ABC Indonesia pada Jumat (11/12/2020).…
Baca LagiMenu Sarapan Perlancar Buang Air Besar
Rakyat Merdeka— Buang air besar tidak hanya berfungsi untuk mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh, tapi juga membantu perut lega dan bebas begah. Direktur Gastrointestinal Motility Center di Mount Sinai Hospital, Gina Sam, berkata bahwa pagi hari memang waktu terbaik untuk buang air besar. “Kontraksi usus besar tubuh Anda bekerja pada tingkat tertinggi di pagi hari. Saat itulah tubuh Anda dirancang untuk buang air besar,” kata Sam dikutip dari Health. Bila mengacu pemaparan Sam, buang air besar memang sebaiknya dilakukan secara rutin di pagi hari. Hanya saja, masih ada orang-orang yang mengalami kesulitan untuk itu.…
Baca LagiMakan Malam Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?
Rakyat Merdeka — Sejumlah orang melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan dengan cara tidak makan malam. Bahkan, ada beberapa orang yang tidak makan sama sekali setelah pukul empat sore demi menjaga berat badan agar tetap ideal. Lantas, benarkah pendapat yang menyebut makan malam bikin gemuk? Makan malam bikin gemuk, mitos atau fakta? Melansir WebMD, otoritas kesehatan AS menyebut kenaikan berat badan tidak ditentukan oleh jam makan semata. Berat badan sangat dipengaruhi kualitas dan kuantitas asupan yang dikonsumsi, serta aktivitas fisik yang dikerjakan sepanjang hari. Memang benar, peneliti asal Northwestern…
Baca LagiSulit Tidur Nyenyak, Waspadai 5 Jenis Gangguan Tidur Ini
Rakyat Merdeka — Tidur malam yang nyenyak sangat penting untuk kesehatan tubuh kita. Sayangnya, tak semua orang bisa mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Salah satu penyebabnya adalah gangguan tidur. Gangguan tidur merupakan sekelompok kondisi yang memengaruhi kemampuan tidur nyenyak. Biasanya, kondisi ini terjadi karena masalah kesehatan atau stres tinggi. Selain sulit tidur, orang yang mengalami gangguan tidur juga sering merasa lelah sepanjang hari. Mereka juga rentan mengalami gangguan suasana hati dan sulit berkonsentrasi. Dalam beberapa kasus, gangguan tidur juga bisa menjadi gejala dari adanya gangguan kesehatan fisik atau mental. Jenis-jenis…
Baca LagiVirus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun
Rakyat Merdeka — Singapura semakin dekat untuk meninggalkan fase 2 menuju tatanan hidup baru ( new normal) yang telah berjalan sejak 19 Juni lalu. Stabilnya penyebaran virus Covid-19 di “Negeri Singa” mendorong pemerintah mengumunkan rencana memasuki fase 3 atau new normal pada akhir tahun ini, demikian Kementerian Kesehatan mengumumkan Selasa malam (20/10/2020). Apa yang Diizinkan di New Normal? New normal akan mengizinkan lebih banyak orang yang dapat berkumpul, yaitu sebanyak 8 orang dari total 5 orang saat ini. Angka yang sama juga akan diterapkan untuk kunjungan ke rumah sehingga lebih…
Baca LagiBenarkah Lebih Banyak Pria Meninggal karena Corona?
Sudah lebih dari 10.000 orang meninggal karena Virus Corona atau Covid-19. Tampaknya laki-laki lebih rentan terkena Virus Corona ini daripada perempuan. Sebuah penelitian di Tiongkok menyebutkan bahwa 99 kasus pasien yang memerlukan rawat inap adalah laki-laki. Sementara data di Italia menyebutkan bahwa 70 persen pasien Virus Corona di negara tersebut melibatkan laki-laki. Jumlah kasus Italia yang kini sudah melampaui 41.000 orang, dengan lebih dari 3.500 kematiannya. Italia yang memiliki populasi tertua kedua di dunia di belakang Jepang ini telah melaporkan bahwa sudah lebih dari 70 persen kematian Virus Corona yang…
Baca LagiBatuk Kering Berbahaya Diantara Gejala Corona COVID-19
Dari semua keseluruhan gejala virus corona yang terjadi, seperti demam, sakit tenggorokan, sesak nafas (sulit bernafas), batuk kering yang dianggap sangat berbahaya. Karena ini dapat menyebarkan droplet (percikan) yang dapat ditularkan ke orang lain. Informasi ini disampaikan oleh pakar gugus tugas penanganan Virus Corona, Prof. Wiku Adisasmito di Kantor BNPB Jakarta, pada Rabu (18/03/2020). Gejala berawal dari demam, itu reaksi tubuh untuk melawan virusnya sebelum timbul antibodi. Demam bisa tinggi hingga 38 derajat. Lalu batuk kering dan sesak napas. Kalau kita sudah memiliki gejala itu waspada,” katanya. Menurut Wiku sendiri, virus corona…
Baca LagiCegah Corona, Bumbu Dapur Tingkatkan Imun Tubuh
Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah telah menghimbau masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh guna mencegah diri dari virus corona. Selain dengan berolahraga dan mengontrol stres, kekebalan tubuh juga bisa dibangun dari konsumsi makanan tertentu misalnya dari bumbu dapur di rumah. Ada beberapa bumbu dapur yang cocok dicampurkan dalam masakan, guna meningkatkan imun dalam tubuh seperti dilansir dari situs Health Line dan Medical News Today. Kunyit Kunyit adalah salah satu bambu dapur yang dipercaya bisa meningkatkan respon kekebalan tubuh seseorang. Ini disebabkan oleh kandungan senyawa curcumin pada kunyit. Adapun sebuah penilitian…
Baca Lagi