Perang Dagang AS vs China Menguntungkan India

Rakyatmerdeka.co – Ekonomi India dapat memperoleh keuntungan sebesar $ 11 miliar karena beberapa produsen internasional memindahkan produksinya ke negara itu karena ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing.

Opini tersebut didapatkan dari laporan dari DBS Bank Singapura. Mereka mengatakan bahwa di tengah konflik AS dan China, India bisa meningkatkan jejak perdagangannya.

Menurut Radhika Rao yang merupakan seorang pakar ekonomi DBS Bank, pengalihan arus investasi merupakan peluang yang menguntungkan untuk India. Produsen pasti akan mencari alternatif, dimana India dapat meraup untung dari kesempatan tersebut.

Menurut Rao, tiga sektor terbesar di India yang dapat mengambil manfaat dari perang perdagangan adalah farmasi, bahan kimia, dan teknik. Dia mencatat bahwa negara Asia Selatan sudah kompetitif di industri-industri tersebut secara global dan kemungkinan akan ditempatkan dengan baik untuk memenuhi permintaan lebih lanjut.

Sebuah laporan dari India Brand Equity Foundation (IBEF) menunjukkan bahwa industri farmasi negara memasok lebih dari setengah permintaan vaksin dunia, dan 25% obat-obatan di Inggris. Negara ini juga mengekspor lebih dari 60% barang-barang tekniknya ke Amerika Serikat dan Eropa.

Para ahli menunjukkan dua tantangan utama yang dihadapi bisnis di India, seperti pasal tentang tanah  dan peraturan perburuhan. Di antara rintangan utama untuk manufaktur, mereka menyebutkan kurangnya infrastruktur yang tepat.

Related posts