Setnov Diminta Mundur, Golkar Ingatkan Aturan AD/ART

setnov-diminta-mundur-golkar-ingatkan-aturan-adart

Rakyatmedeka.co – News Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menyebutkan perubahan kepemimpinan partai beringin tidak dapat di gelar hanya karna desakan dari segelintir kalangan di internal partai.

Idris menyebutkan, perubahan sturktur kepemimpinan partai diatur lewat Musyawarah Nasional seperti ditata dalam Pasal 32 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar.

” Itu telah ada di sana. Munas satu serta dua ditetapkan DPD 1. Itu ada AD/ARTnya, ” kata Idrus di kantor DPP Partai Golkar, bilangan Jakarta Barat, Minggu (12/11).

Musyawarah Nasional yaitu pemegang kekuasaan tertinggi partai yang diselenggarakan sekali dalam lima tahun. Munas salah satunya berwenang untuk pilih serta mengambil keputusan ketua umum partai.

Pasal 32 Ayat 3 (a) AD/ART Golkar disamping itu menerangkan, partai dapat mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa bila dihadapkan pada kegentingan yang memaka. Munaslub diselenggarakan atas keinginan serta/atau kesepakatan sekurang-kurangnya 2/3 Dewan Pimpinan Daerah Propinsi.

Tekanan agar Golkar mengubah kepemimpinan keluar dikarenakan elektabilitas partai mengalami penurunan mulai sejak Setya Novanto tersandung masalah sangkaan korupsi proyek e-KTP.

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakri mengharapkan tekanan supaya Setya Novanto mundur dari jabatan tidak melanggar peraturan yang ditata AD/ART.

” Bila ada harapan bisa saja, tapi janganlah ada pemaksaan. Yang perlu Golkar bersatu, ” katanya.

Idrus mengklaim, tak ada permasalahan berarti di internal partai mulai sejak Setya Novanto diputuskan kembali sebagai tersangka. Dia melihat setiap pimpinan di tingkat propinsi Golkar selalu memberi dukungan saat malam penetapan tersangka.

” Sebagian besar telepon saya serta menyatakan beri support pada kepemimpinan yang ada serta paling utama tetap solid, ” katanya.

Walau muncul aspirasi yang menginginkan penonaktifan Setya Novanto jadi ketua umum, Idrus menganggapnya hanya suara kecil dari Golkar.

” Tentu ada saja suara itu. Tapi kami tetaplah kembali pada dasar partai ini, ” kata Idrus.

Tekanan Setya Novanto mundur dari jabatan dilontarkan Generasi Muda Partai Gokar setelah keluar penetapan tersangka dari KPK.

Anggota GMPG Mirwan Vauly menilainya mundurnya Novanto bisa menyelamatkan citra serta elektabilitas partai yang semakin merosot di mata umum. Keinginan Novanto mundur bukan hanya disuarakan oleh angkatan muda Golkar, namun juga sebagian anggota senior yang lain.

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung juga mendorong ada Munas Partai Golkar untuk mengganti ketua umum.

” Opini umum terhadap Golkar semakin mengalami penurunan, trend elektabilitas juga alami penurunan. Mimpi jelek buat saya bila (Golkar) dibawah (parliamentary) treshold. Solusinya ya mesti ada perubahan. Termasuk juga perubahan dalam kepemimpinan, ” katanya, waktu ditemui di Jakarta, Kamis (9/11).

Related posts